Suara Bandung Barat - Pengunduran diri mendadak dari Luis Milla dan dua asistennya asal Spanyol meninggalkan beban yang cukup berat bagi Persib, terlebih saat ini klub asal Jawa Barat tersebut baru menjalani tiga laga awal di BRI Liga 1.
Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh carataker Persib Bandung, Yaya Sunarya. Sebelumnya memang pelatih asal Spanyol tersebut memutuskan mundur saat Persib baru menjalani tiga pertandingan musim ini. Keputusan kepergian Luis Milla disampaikan langsung di Graha Persib pada 15 Juli 2023 lalu.
Kepergian Luis Milla disinyalir karena alasan pribadi, tidak disebabkan karena timnya belum sama sekali memperoleh kemenangan dalam tiga laga awal BRI Liga 1.
Usai kepergian Luis Milla, Persib Bandung dipaksa menjalani dua laga tandang, satu melawan PSM Makasar di Stadion BJ Habibie pada Sabtu (22/7/2023) mendatang.
Setelah itu, Persib Bandung akan bertandang ke markas Persik Kediri pada Jumat (28/7/2023) di Stadion Brawijaya.
"Saya pikir semua punya beban. Saya tidak bisa tidur juga. Saya pikir normal setiap pelatih ada beban tersendiri, tetapi sebagai seorang pelatih harus punya sikap bagaimana agar beban tersebut bisa di organisasi," jelas Yaya Sunarya.
Yang penting bagi Yaya Sunarya adalah tidak stres dan memastikan bahwa semua berjalan sebagaimana adanya serta mempersiapkan tim untuk dapat berlaga secara maksimal.
"Jadi pada latihan terakhir di Bandung dibuat sedikit turun tetapi masih dalam batasan yang kami buat sesuai dengan ritme atau tempo di latihan untuk persiapan pada Sabtu (22/7/2023)," tambah Yaya. (*)
Baca Juga: Lagi-Lagi Gudang Minyak Ilegal di Sumsel Digerebek tapi Pemiliknya Kabur