SUARA BANDUNG BARAT - Di balik keindahan dan kemegahan Gedung Sate Bandung, ternyata tersimpan cerita menyeramkan yang membuat warga merinding.
Gedung Sate yang menjadi salah satu icon Kota Bandung ini memang kerap dijadikan tempat wisata dan berfoto oleh para pengunjung.
Pengunjung atau pendatang di kota Bandung, memang belum lengkap rasanya jika tidak berfoto di lokasi gedung sate yang merupakan peninggalan Belanda tersebut.
Gedung Sate di kota Bandung ini dibangun sekitar tahun 1920-an dikala penjajahan Belanda masih berlangsung, konon penamaan Gedung Sate ini berawal dari pembuatan menara yang di desain menyerupai tusuk sate.
Dari indah dan megahnya Gedung Sate tidak luput dari beberapa fenomena mistis dan misteri yang ada di Kedungsari Ini.
Di antara fenomena mistis yang cukup diyakini oleh masyarakat setempat adalah terkait keberadaan pasukan Jin yang mendiami Gedung Sate ini.
Biasanya pada malam hari kerap terlihat sekumpulan asap yang sangat tebal dan besar, mitosnya kepulan asap tersebut merupakan pasukan jin dan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihatnya.
Selanjutnya terdapat mitos yang mengatakan bahwa Gedung Sate memiliki sebuah lorong bawah tanah yang dipercaya terhubung langsung dengan rumah dinas Gubernur Jawa Barat yakni gedung pakuan goreng.
Ini pun telah ada sejak pertama kali gedung ini dibangun, mitosnya lorong yang terdapat dalam gedung sate ini dijadikan sebagai tempat para tawanan perang yang dibiarkan begitu saja hingga akhirnya meninggal secara tragis dan membusuk.
Hal ini jelas menjadi fenomena yang banyak mendapat perhatian, pasalnya di Gedung Sate memang terdapat satu ruangan yang tidak pernah dibuka untuk umum.
Ruangan tersebut ada di lantai dasar dan tentu saja mengundang rasa penasaran dari para pengunjung.
Tidak hanya itu, selanjutnya juga ada cerita tentang sosok kakek berjenggot yang diyakini merupakan penunggu dari kawasan Gedung Sate.
Biasanya sosok hantu ini muncul dari pohon besar yang berada di belakang Gedung Sate, keberadaan sosok hantu ini pun dibenarkan oleh penjaga gedung.
Penjaga menceritakan bahwa ketika berjaga tengah malam ia didatangi oleh sosok pria tua berjenggot dengan tatapan mata yang sangat tajam.
Muka dari sosok hantu tersebut terlihat sangat menyeramkan bahkan bukan hanya sekali sang penjaga gedung mengalami kejadian itu, melainkan sudah beberapa kali.