SUARA BANDUNG BARAT - Viral sebuah video yang baru-baru ini beredar dan memperlihatkan sebuah toko atau warung kelontong bersejarah.
Banyak disebutkan bahwa warung tersebut tidak pernah dibuka selama 40 tahun hingga barang-barang yang berada di dalamnya merupakan barang antik.
Dari mulai peralatan yang digunakan, produk kosmetik atau kecantikan, jajanan anak-anak, hingga barang-barang kelontong lainnya juga diperlihatkan.
Terlihat jelas bahwa memang benar di tempat tersebut tersimpan berbagai produk dengan merk jadul yang mungkin anak-anak atau remaja zaman sekarang tidak akan mengetahuinya.
Namun, ternyata fakta dari video yang beredar tersebut berbeda dengan apa yang diungkapkan oleh pemilik akun Tiktok @kapsulwaktunusantara.
Dalam akun tersebut, terdapat sebuah unggahan yang menunjukkan bahwa akun tersebut milik Rivaldo Ferdian selaku Owner of Kapsul Waktu Nusantara.
Pada unggahan lainnya, Ferdian menjelaskan bahwa tempat yang disebut toko atau kelontong oleh banyak orang itu adalah sebuah rumah.
Rumah itu merupakan peninggalan dari almarhum nenek dan kakeknya semasa mendiang masih hidup dan saat ini dipenuhi dengan barang-barang antik tersebut.
"Jika kalian berpikir rumah ini toko atau kelontong, itu juga salah, Ini adalah rumah peninggalan dari bekas almarhum nenek dan kakek semasa mendiang masih hidup," narasi pada salah satu video yang diunggah akun Tiktok @kapsulwarnanusantara.
Baca Juga: VIRAL! Video Ngakak Seorang Pria Mereview Ikan Mati: Mereka Mati Syahid, Wajahnya Bercahaya...
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa saat ini rumah tersebut sengaja dijadikannya sebagai galeri khusus kelontong-kelontong jadul.
Rivaldo Ferdian juga menyebutkan bahwa dirinya mulai mengumpulkan barang-barang jadul tersebut dari nol semenjak tahun 2018 lalu.
"Akhirnya aku jadikan rumah ini sebagai galeri khusus kelontong-kelontong jadul, yang aku mulai dari nol, dari tahun 2018," jelasnya.
Dengan begitu, informasi yang menyebutkan bahwa tempat tersebut merupakan toko atau kelontong yang tidak dibuka selama 40 tahun itu keliru.(*)