bandungbarat

Lahan Pertanian di Empat Kecamatan di Bandung Barat Terdampak Kekeringan

bandungbarat Suara.Com
Jum'at, 11 Agustus 2023 | 13:26 WIB
Lahan Pertanian di Empat Kecamatan di Bandung Barat Terdampak Kekeringan
Ilustrasi: Lahan Pertanian warga di KBB (Hendra H Rusdaya)

SUARA BANDUNG BARAT- Lahan pertanian di empat kecamatan di Kabupaten Bandung Barat terdampak kekeringan akibat kemarau panjang yang sampai saat ini terjadi.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) KBB menyebut setidaknya ada 179 hektar lahan di wilayahnya terdampak kekeringan.

Kepala DPKP KBB, Lukmanul Hakim menjelaskan, kekeringan lahan tersebut merupakan dampak kemarau yang akhir-akhir ini terjadi.

"Lahan pertanian padi yang mengalami kekeringan tersebut berasal dari 4 kecamatan, 13 desa yakni Kecamatan Sindangkerta, Cililin, Cihampelas dan Batujajar,” katanya, Jumat (11/8/2023).

Ia menambahkan, berdasarkan data tersebut lahan kekeringan terdiri dari Sindangkerta sebanyak 20 ha, Cililin 33 ha, Cihampelas 13 ha, dan Batujajar 113 ha.

“Paling banyak wilayah batujajar yang terdampak kekeringan pertanian padinya,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, musim kemarau akibat fenomena El Nino tersebut diakuinya memang berdampak besar terhadap sektor pertanian di Kabupaten Bandung Barat.

"Tentu itu mengganggu pola cuaca yang berdampak pada produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Dengan begitu, pemantauan dan pemahaman yang baik tentang El Nino dianggap sangat penting," katanya. 

Ia menyebut, pihaknya saat ini berupaya maksimal mengurangi dampak kekeringan ini terutama bagi para petani yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga: Heboh Air Sikumbang Kampar Mengandung Bakteri, Harus Direbus sebelum Diminum

"Kita tengah melaksanakan sejumlah langkah operasional jangka panjang dan pendek. Langkah pertama, DPKP akan menggunakan dana insentif untuk pengaman pangan di wilayah terdampak kekeringan," katanya.

"Kemudian langkah yang kedua, kita tengah mengoptimalkan dukungan sarana prasarana berupa pompa air yang telah tersedia antara lain perpompaan besar," imbuhnya.

Ia menegaskan, pihaknya juga tengah mendorong perpompaan melalui sumur yang dibangun secara swadaya oleh petani.

“Selain kedua itu, kami pun meminta para petani untuk melakukan budi daya tanaman sesuai iklim dan kondisi setempat. Beberapa di antaranya dengan melaksanakan pemilihan varietas benih tahan OPT dan toleran kekeringan,” pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI