SUARABAnDUNGBARAT - Aura Kasih baru-baru ini membuat kejutan dengan pengakuan mengenai perjuangannya melawan penyakit mental yang cukup serius, yaitu Anxiety Disorder.
Pengakuan ini dilontarkan dalam sebuah wawancara bersama Starpro di kanal YouTube.
Aura Kasih berbicara terbuka tentang perjalanan pribadinya melawan gangguan kecemasan ini dan bagaimana ia berusaha menjaga kesehatan mentalnya.
Dalam wawancara tersebut, Aura Kasih mengungkapkan perasaan ingin mati yang pernah dirasakannya.
"Rasanya mau mati... Jadi pas aku habis melahirkan kan sebenarnya aku sempat kena baby blues tuh tiga mingguan gak mau makan terus agak gimana ya orang tahulah ke baby blues itu kayak lihat anak aja tuh males gitu loh," katanya.
Pengalaman tersebut merupakan awal dari perjuangan Aura Kasih melawan gangguan kecemasan.
Setelah mengatasi baby blues dengan terapi, beberapa tahun kemudian ia kembali menghadapi tantangan baru dalam bentuk Anxiety Disorder.
Aura Kasih menggambarkan bagaimana gejala-gejala gangguan ini memengaruhi kehidupan sehari-harinya.
"Jadi bisa tuh lagi di restoran tiba-tiba aku nangis terus berasanya kayak sakit jantung. Terus balik ke apa ke rumah sakit dan itu hampir setiap hari dalam satu minggu aku ke UGD karena aku pikir aku sakit jantung," katanya.
Namun, perjuangan Aura Kasih tidak berhenti di situ. Ia menjalani berbagai terapi dan melibatkan diri dalam aktivitas yang positif untuk menjaga kesehatan mentalnya.
"Tapi aku hypnotherapy efek kerjaan ada karena kan kita itu yang entertainer ya. Maksudnya ya adanya Nabil di depan gitu loh terus kalau kitanya enggak benar mentalnya belum benar ya Gimana bisa menampilkan yang terbaik aku bilang aku kayaknya belum siap dulu," jelasnya.
Aura Kasih juga menghindari pekerjaan yang dapat memicu gangguan kecemasannya.
Ia mengosongkan jadwalnya untuk sementara waktu demi menyehatkan mentalnya.
Melalui olahraga, meditasi, dan pola makan sehat, ia mencoba untuk memulihkan keseimbangan dalam hidupnya.
Aura Kasih juga berbicara tentang dukungan teman-temannya, termasuk perjalanan ke Amerika Serikat bersama mereka.