SUARA BANDUNG BARAT - Obat kuat merupakan salah satu hal yang cukup banyak dicari terutama oleh sebagian suami yang hendak berhubungan badan.
Pasalnya, para suami yang merasa dirinya kurang memiliki ketahanan dalam berhubungan badan, maka akan mencari cara agar kekuatan meningkat.
Salah satunya dengan obat kuat, tujuan dari penggunaan obat tersebut di antaranya untuk meningkatkan kekuatan tegangan, durasi, hingga fisik kertika berhubungan badan.
Berhubungan badan memang merupakan salah satu faktor pendukung keharmonisan rumah tangga, maka harus dipastikan jika suami dan istri sama-sama mendapatkan kepuasan.
Namun, tidak jarang para istri yang merasa kecewa karena suami terlalu cepat ejakulasi atau lelah saat berhubungan badan.
Namun, apakah penggunaan obat kuat ini baik untuk kesehatan tubuh, apa perbedaannya dengan herbal kuat serta efek yang dirasakan.
Seperti yang dikutip bandungbarat.suara.com dari Instagram @grahawish, Dokter Boyke menyarankan agar menggunakan herbal kuat daripada obat kuat.
hal itu dikarenakan obat kuat yang dikonsumsi biasanya mengandung bahan kimia dan akan menimbulkan dampak jangka panjang yang tidak baik.
"Karena herbal jauh lebih aman dibandingkan dengan penggunaan obat-obat yang berbasiskan kimia," kata Dokter Boyke.
Baca Juga: Zoya Amirin Jabarkan Ciri-Ciri Hiperseks, No 6 Bisa Menguras Keuangan
Kendati demikian, penggunaan herbal kuat juga kata Dokter Boyke harus memperhatikan beberapa hal penting di antaranya keterangan BPOM, penanggung jawab, dan fungsi nyata.
"Harus ada nomor BPOM, harus ada penanggung jawabnya, dan kalo bisa harus ada bukti-bukti ilmiahnya bahwa obat tersebut berfungsi," jelasnya.
Selain itu, cara pakai herbal tersebut serta berapa lama boleh menggunakannya juga menjadi hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan.
"Anda lihat juga cara pakai, kemudian juga pada waktu mau memakai juga harus dilihat berapa lama Anda boleh memakainya," sambungnya.
Cara lainnya yang harus dilakukan jika ingin mengonsumsi obat kuat atau herbal kuat yakni bagi orang dengan riwayat penyakit jantung atau stroke.
"Kalo perlu ya konsultasi dengan dokter ingin menggunakan obat herbal ya tidak masalah, terutama mereka-mereka yang sedang ada riwayat penyakit jantung atau stroke," imbuhnya.(*)