SUARABANDUNGBARAT - Penyebab Sariawan yang Malah Sering Diabaikan: Ini Kata Dokter Saddam Ismail.
Sariawan menjadi masalah yang umum terjadi pada mulut, bibir, lidah, atau gusi, yang seringkali menimbulkan ketidaknyamanan dalam makan dan berbicara.
Dokter Saddam Ismail, menjelaskan penyebab sariawan dan cara mengatasi masalah ini dalam tayangan YouTube-nya.
Dalam tayangannya, Dr. Saddam Ismail menjelaskan beberapa penyebab sariawan yang seringkali tidak disadari oleh banyak orang:
1. Mulut Kering
Salah satu penyebab sariawan yang umum adalah mulut kering. Mulut yang kering bisa memicu pertumbuhan bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan sariawan. Dr. Saddam Ismail menyarankan untuk minum cukup air setiap hari agar menjaga kelembaban mulut.
2. Makanan Pedas dan Asam
Makanan pedas dan asam dapat mengiritasi mukosa mulut, yang dapat menyebabkan sariawan. Dr. Saddam Ismail menyarankan untuk membatasi konsumsi makanan ini, terutama jika sariawan sedang kambuh.
3. Menggosok Gigi
Terlalu Keras Menggosok gigi dengan terlalu keras atau buru-buru dapat menyebabkan luka di dalam mulut yang kemudian dapat menjadi sariawan. Dr. Saddam Ismail menekankan pentingnya menggunakan teknik yang benar saat menggosok gigi.
4. Alergi Makanan
Beberapa orang mungkin memiliki alergi terhadap makanan tertentu, seperti telur, makanan laut, atau makanan lainnya. Alergi makanan ini juga bisa menjadi penyebab sariawan. Dr. Saddam Ismail menyarankan untuk menghindari makanan yang menyebabkan alergi jika memungkinkan.
5. Pasang Kawat Gigi
Orang yang memasang kawat gigi cenderung lebih rentan terkena sariawan, terutama saat kawat gigi baru dipasang atau dikencangkan. Gesekan kawat gigi dengan bibir atau lidah dapat menyebabkan luka dan sariawan.
6. Kekurangan Vitamin
Kekurangan beberapa vitamin, seperti vitamin B, terutama B3, B9, dan B12, dapat memicu munculnya sariawan. Dr. Saddam Ismail menyarankan untuk menjaga asupan makanan yang bergizi dan mengandung vitamin-vitamin ini.
7. Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh
Baca Juga: Ini Dia Obat untuk Sariawan Paling Ampuh, Dijamin Bakal Cepat Sembuh
Sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pada penderita HIV/AIDS atau yang menjalani terapi kanker, juga dapat meningkatkan risiko sariawan. Kondisi medis ini membuat tubuh lebih rentan terhadap masalah kesehatan mulut.
8. Perubahan Hormon
Wanita seringkali mengalami sariawan yang terkait dengan perubahan hormon, seperti saat menstruasi atau menopause. Dr. Saddam Ismail menjelaskan bahwa perubahan hormon ini dapat membuat mukosa mulut menjadi lebih sensitif.
Penting untuk diingat bahwa sariawan bukanlah penyakit menular, tetapi dapat sangat mengganggu kenyamanan sehari-hari. Dr. Saddam Ismail menyarankan untuk menghindari penyebab sariawan yang diketahui, menjaga kebersihan mulut, dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika sariawan tidak sembuh-sembuh dalam waktu yang lama.
Dengan pemahaman tentang penyebab sariawan, diharapkan individu dapat lebih waspada terhadap faktor-faktor yang dapat memicu masalah ini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Tetap berkonsultasi dengan dokter atau ahli gigi untuk saran yang lebih spesifik jika sariawan menjadi masalah yang berulang atau kronis.