bandungbarat

Ini Dia Alasan Kenapa Film Dewasa Dilarang di Indonesia, Bukan Hanya Karena Alasan Agama!

bandungbarat Suara.Com
Rabu, 13 September 2023 | 19:07 WIB
Ini Dia Alasan Kenapa Film Dewasa Dilarang di Indonesia, Bukan Hanya Karena Alasan Agama!
Ilustrasi. (freepik)

SuaraBandungBarat - Semakin berkembangnya teknologi informasi, tentunya menimbulkan sisi negatif dan positif yang langsung berdampak dalam pergaulan manusia.

Salah satunya, dampak negatifnya adalah mudahnya diakses film-film dewasa yang sangat berbahaya jika ditonton. 

Dikatakan berbahaya, tentunya karena menimbulkan efek kecanduan selain itu juga akan membuat seorang yang kerap menontonnya, ingin melakukan hal yang dilihatnya.

Jika ia sudah berpasangan, tentunya penyaluran hasrat seksualnya akan bersama dengan pasangannya, jika belum berpasangan maka berpotensi melakukan onani atau masturbasi atau lebih jauh dari itu.

Untuk itu, negara sebagaimana konseptual awalnya yakni melindungi warga negara memiliki suatu kewajiban untuk melindungi masyarakatnya, salah satunya dari pornografi.

Di Indonesia sendiri, perlindungan terhadap konten sensual ini telah kemudian diatur kepastian hukumnya dalam UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Dalam peraturan tersebut dimuat tentang perbuatan yang dilarang terkait dengan pornografi. Yakni, dimaknai sebagai pornografi apabila memuat

gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.

Tak heran, jika kemudian kasus PH pornografi yang ada di Jakarta Selatan beberapa waktu ini diamankan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Cuma Perkara Colokan Listrik Tak Terpasang, Inara Rusli Dianggap Gak Layak Dapat Hasuk Asuh Anak

Hal tersebut, dikarenakan melanggar aturan tersebut. Pada pasal 4 sampai 14 disebutkan secara eksplisit 

bagi setiap orang untuk memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat: persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang, kekerasan seksual, masturbasi atau onani, ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan, alat kelamin, pornografi anak.

Dampak Negatif Pornografi

Jika terlalu sering menonton film panas, maka akan sangat berpengaruh bagi kesehatan otak seseorang.

Hal ini dikarenakan, frekuensi yang sering dengan melihat film porno akan berdampak pada kerusakan otak atau prefrontal cortex.

Prefrontal cortex adalah bagian depan otak yang mengatur ingatan, memusatkan perhatian, mengendalikan emosi dan mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI