Seiring waktu, luka tersebut dapat berkembang menjadi osteomielitis, gangren, hingga sepsis.
Terkadang, prosedur amputasi juga diperlukan bisa mana kondisi luka tersebut sudah berkembang sangat berat.
"Untuk mencegah hal ini, pengidap diabetes perlu memeriksa kaki secara rutin," katanya.
Dikatakan dr Lee, masalah neuropati diabetik kerap ditemui pada pasien yang sudah terdiagnosis dengan diabetes sebelumnya.
Namun, tidak jarang gejala-gejala neuropati diabetik juga menjadi gejala awal yang dirasakan oleh pengidap diabetes. (*)