Rekomendasi Makanan yang Bisa Perbaiki Kualitas Tidur

bandungbarat

Minggu, 17 September 2023 | 08:08 WIB
Rekomendasi Makanan yang Bisa Perbaiki Kualitas Tidur
Ilustrasi seorang perempuan tertidur. Berikut cara mengatasi sulit tidur atau memperbaiki kualitas tidur agar bangun pagi tubuh terasa segar hanya dengan makanan ini. (Pixabay.)

SUARA BANDUNG BARAT - Kualitas tidur malam yang buruk dapat memengaruhi kondisi badan ketika bangun, satu di antara terasa kurang berenergi.

Namun, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Nah, perlu diketahui berbagai penyebab tidur tidak nyenyak, tentu dapat membantu mengatasi, dan bahkan melakukan pencegahan melalui makanan yang dikonsumsi.

Dilansir dari laman Express, ahli di Bed Kingdom menyarankan makanan yang baik untuk mengatasi sulit tidur, dan bisa membuat badan lebih sehat saat bangun.

Berikut rekomendasi makanan yang bisa memperbaiki kualitas tidur:

1. Alpukat

Dikemas dengan lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral, alpukat menawarkan lebih dari sekadar pilihan sarapan yang lezat.

Buah berkulit hijau ini kaya akan potasium yang bermanfaat untuk mencegah kelelahan karena memberi energi pada tubuh.

Selain itu, alpukat cocok dinikmati dengan roti panggang untuk sarapan pagi guna meningkatkan energi di pagi hari.

baca juga

Alpukat juga bisa jadi pelengkap saat makan siang untuk mengisi bahan bakar.

2. Dark Chocolate

Dark chocolate bisa memuaskan keinginan akan sesuatu yang manis sekaligus membuat Anda lebih waspada.

Menurut pakar di Bed Kingdom, cokelat hitam mengandung kakao dalam jumlah tinggi, yang berguna meningkatkan energi serta fokus seseorang.

3. Biji Chia

Mirip dengan coklat hitam, biji chia mengandung magnesium tinggi yang dapat membantu melawan "kelelahan ekstrem" dan tingkat stres yang tinggi.

“Anda bisa mengkonsumsinya dengan cara diblender menjadi smoothie, ditaburkan ke dalam yoghurt, atau bahkan dicampurkan ke dalam salad,” tambah para ahli.

4. Ubi Jalar

Pilihan makanan lain yang dikemas dengan magnesium dalam jumlah tinggi yaitu ubi jalar yang menawarkan vitamin C.

Makanan ini membantu mengangkut lemak menjadi energi sehingga mampu melawan rasa kantuk dan membuat seseorang tetap aktif.

Selain itu, ubi jalar adalah karbohidrat sehat yang bisa menjadi pilihan bagus untuk makan siang jika Anda berencana menjalani hari yang panjang dan membutuhkan energi tahan lama.

5. Jeruk

Selain tinggi vitamin C, jeruk mengandung gula alami dalam jumlah sedang yang diubah menjadi glukosa. Ini bisa menjadi sumber terbaik bahan bakar otak.

Jeruk mengandung cukup gula untuk memberi seseorang energi dengan cepat, tetapi tidak cukup untuk membuat terlalu kuat. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Masalah Kesehatan Ini Bisa Muncul Akibat Kurang Minum Air Putih, Jangan Disepelekan

5 Masalah Kesehatan Ini Bisa Muncul Akibat Kurang Minum Air Putih, Jangan Disepelekan

Bandungbarat | Minggu, 17 September 2023 | 07:36 WIB

Mengobati Asam Urat hingga Sakit Maag dengan Mudah, Gunakan Daun dari Buah Ini

Mengobati Asam Urat hingga Sakit Maag dengan Mudah, Gunakan Daun dari Buah Ini

Bandungbarat | Minggu, 17 September 2023 | 08:00 WIB

Bisa Menjaga Kesehatan Ginjal, Ini Manfaat Konsumsi Sayur Sawi Putih

Bisa Menjaga Kesehatan Ginjal, Ini Manfaat Konsumsi Sayur Sawi Putih

Bandungbarat | Minggu, 17 September 2023 | 07:26 WIB

Terkini

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:15 WIB

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Review Toko Buku Gerbang Kota: Ketika Buku Menjadi Penyembuh Kesepian

Review Toko Buku Gerbang Kota: Ketika Buku Menjadi Penyembuh Kesepian

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:05 WIB

Aktivitas Galian Tanah di Desa Nanggung Kopo Dipantau Ketat Polisi

Aktivitas Galian Tanah di Desa Nanggung Kopo Dipantau Ketat Polisi

Banten | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:02 WIB

5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif

5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:01 WIB

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman

Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

×