SuaraBandungBarat - Hari-hari ini pemberitaan menyorot tentang kebakaran yang sedang melanda Gunung Bromo yang diduga diakibatkan oleh flare yang digunakan sepasang calon suami-istri yang sedang melakukan sesi poto pra-wedding.
Kasus tersebut pun telah menyebar dan menjadi pergunjingan warganet di hampir seluruh media sosial.
Namun, ternyata kebakaran gunung tidak hanya ada di Bromo saja, gunung Arjuno pun terpantau kebakaran sejak 26 Agustus 2023 lalu.
Hingga 15 September 2023, kebakaran hutan dan lahan Arjuno tercatat telah melahap 4850 hektar.
Dalam beberapa sumber yang lain mengatakan 3900 hektar hingga 4700 hektar. BNPB sendiri mencatat lahan terbakar seluas 4.796 hektar.
Kebakaran yang menimpa gunung Arjuno ini juga tentunya telah merusak ekosistem flora dan fauna yang berada dalam kawasan tersebut.
Pemadaman Arjuno dan Bromo sendiri sudah berhasil dilakukan, kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi menegaskan jika pihaknya saat ini belum membuka tempat wisata Tahura R. Soerjo.
Hal ini juga termasuk dengan jalur pendakian Gunung Pundak, pendakian bukit Watu Jengger, Bukit Semar hingga Cendono. (*)
Sumber : Instagram/MountNesia
Baca Juga: 4 Rekomendasi Film Korea yang Akan Membuat Kamu Nangis Kejer, Ada Favoritmu?