4. Tempat yang tepat
Kemudian, tanaman bisa disimpan pada sudut ruangan yang tepat. Selain itu, perlu diperhatikan paparan sinar matahari yang masuk.
Hal ini, dikarenakan tidak semua tanaman hias membutuhkan jumlah sinar matahari yang cukup banyak.
Oleh karena itu, perlu mengetahui dengan baik seberapa banyak tanaman tersebut membutuhkan cahaya matahari, dan menyesuaikannya dengan sudut ruangan.
Perlu diingat untuk hindari meletakkan tanaman di dekat pendingin atau pemanas ruangan, sebab dapat menghambat pertumbuhan tanaman hias.
5. Pemberian pupuk
Dua faktor penting yang berkontribusi dalam perkembangan tanaman pada pupuk dan air. Pemberian pupuk bertujuan untuk menjaga nutrisinya.
Tanaman yang tumbuh di air membutuhkan pupuk lebih banyak dibandingkan dengan tanaman pada umumnya.
6. Perawatan
Baca Juga: Buruan Rebus Tanaman Pinggir Jalan Ini: Wow Bisa Menangkal Kanker?
Berbagai jenis tanaman memiliki waktu tumbuh yang berbeda-beda. Tetapi, pada umumnya bagian akar tanaman akan muncul dalam beberapa bulan pertama.
Setelah akar muncul, kamu harus mengganti airnya setiap minggu. Gunakan air yang banyak mengandung oksigen, seperti air keran.
Kamu dapat memotong dan memindahkan sebagian tanaman, serta menumbuhkannya di air setelah bagian akarnya terbentuk. Kemudian hanya perlu mengganti air sesekali.
7. Kualitas air sangat penting
Menyiram tanaman juga tidak boleh dengan sembarang air. Tumbuhan dapat bertumbuh dengan baik dengan air yang tidak diklorinasi atau bisa gunakan air keran yang sudah berada pada suhu kamar seharian.
Tak hanya itu, beberapa tanaman hias air memerlukan pergantian air secara rutin, perawatan, dan pembersih wadah agar tumbuh dengan baik.