Rockwool tahan lama dan tidak mudah membusuk, membusuk, atau terkontaminasi oleh hama dan penyakit, seperti yang sering terjadi pada media tanah.
Kekurangan Rockwool:
1. Non-Renewable Resource
Bahan utama dalam produksi rockwool adalah batu vulkanik atau serat mineral, yang merupakan sumber daya non-daur ulang. Hal ini dapat menimbulkan masalah keberlanjutan.
2. Kehati-hatian dalam Penggunaan
Rockwool sangat berpori dan dapat mengeluarkan debu halus yang berpotensi merugikan bagi kesehatan pernapasan manusia.
Penggunaan masker pelindung dan ventilasi yang baik diperlukan saat menangani rockwool.
3. Harga
Rockwool seringkali lebih mahal daripada media tanam lainnya seperti tanah atau campuran pot, yang dapat menjadi beban finansial bagi beberapa orang.
Baca Juga: Jelang MotoGP Mandalika 2023, Marc Marquez Bicara Peluang Podium
4. Kurangnya Nutrisi
Rockwool sendiri tidak memiliki nutrisi, sehingga Anda perlu memberikan nutrisi tambahan dalam bentuk larutan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Ini memerlukan pemantauan yang cermat dan manajemen yang tepat.
5. Waste Management
Penggunaan rockwool menghasilkan limbah yang perlu dikelola dengan benar. Kebanyakan rockwool tidak dapat didaur ulang, sehingga harus dibuang secara bijak.(*)