SUARA BANDUNG BARAT - Aglaonema adalah satu contoh tanaman hias paling populer dalam beberapa tahun terakhir.
Pasalnya, corak daunnya yang unik dan beragam berhasil memikat para pecinta tanaman hias yang kemudian membuat harganya melonjak.
Selain itu, aglaonema juga merupakan tanaman hias yang cukup mudah dirawat dan cocok dengan iklim di Indonesia.
Namun, sayangnya, merawat tanaman tidak selalu mudah sesuai dengan klaimnya.
Kadar air yang berlebihan dapat membuat akar aglaonema mengalami kerusakan sehingga membuat daunnya ikut layu.
Dilansir dari kanal YouTube Tyas Sisters, ada beberapa faktor yang menyebabkan daun aglaonema menjadi layu, di antaranya adalah akar yang busuk, media tanam terlalu kering, dan perpindahan pot.
1. Akar yang busuk
Umumnya, akar tanaman yang busuk disebabkan oleh patogen jamur yang menyerang bagian akar.
2. Media tanam terlalu kering
Penyebab tanaman aglonema layu lainnya adalah membiarkan media tanam tanah terlalu kering. Kekeringan pada tanah dapat menyebabkan batang menjadi layu, dan pada akhirnya dedaunan juga akan mengering dan mati.
3. Repotting (perpindahan pot)
Jika terlalu sering memindahkan aglonema ke media tanam yang baru, hal itu akan membuatnya berada dalam kondisi kaget bahkan stress sehingga akhirnya bisa membuat layu.
Nah, itu dia 3 faktor yang menjadi penyebab mengapa daun tanaman hias aglonema menjadi layu.(*)