6 Larangan dalam Merawat Tanaman Hias Lee Kuan Yew atau Sering Disebut 'Janda Merana'

bandungbarat

Rabu, 18 Oktober 2023 | 12:25 WIB
6 Larangan dalam Merawat Tanaman Hias Lee Kuan Yew atau Sering Disebut 'Janda Merana'
6 Larangan dalam Merawat Tanaman Hias Lee Kuan Yew atau Sering Disebut 'Janda Merana' (Binyamin Mellish dari Pexels)

SUARA BANDUNG BARAT - Dalam dunia tanaman hias, Lee Kuan Yew, yang sering disebut "janda merana," adalah salah satu tanaman yang menarik perhatian banyak pecinta tanaman. 

Namun, seperti halnya perawatan tanaman lainnya, Lee Kuan Yew memiliki beberapa larangan yang perlu dihindari agar pertumbuhannya tetap subur dan indah. 

Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Setapak 9, Rabu (18/10/2023) berikut ini larangan-larangan dalam merawat tanaman lee kuan yew atau janda merana.

1. Jangan Ceroboh dalam Penyiraman

Menanam lee kuan yew memerlukan kesabaran dalam penyiraman, terutama di awal penanaman. Penyiraman ekstra diperlukan hingga tanaman tumbuh merambat dan mencapai talang air.

Waktu yang diperlukan empat hingga enam bulan. Selama periode ini, perhatian ekstra diperlukan untuk mengendalikan pertumbuhan tanaman dan memastikan keberhasilan pembibitan batang utama.

2. Jangan Simpan di Tempat Teduh dan Tidak Boleh Kering

Lee Kuan Yew yang ideal memerlukan minimal enam jam sinar matahari sehari. Kurangnya sinar matahari dapat membuat daunnya menjadi kurus dan lentur. 

Meskipun tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh, media tanamnya juga tidak boleh kering. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kelembaban tanah atau menanamnya di tanah langsung.

baca juga

Jika tidak ada lahan terbuka. Pot yang digunakan sebaiknya tinggi dan besar untuk menjaga kelembaban dan menghindari layu selama musim kemarau.

3. Hindari Pot Kecil

Lee Kuan Yew memiliki akar serabut, jadi sebaiknya hindari menggunakan pot kecil. Jika ditanam dalam pot kecil, tanaman ini akan cepat mengisi pot, dan ini akan meningkatkan kebutuhan air dan nutrisi serta membuat penyiraman lebih sulit.

4. Jangan Malas Mengarahkan dan Mengikat

Pastikan untuk mengarahkan tanaman ini pada tiang atau kabel, dan ikatlah agar pertumbuhannya terkendali. Ini perlu dilakukan minimal dua minggu sekali untuk menjaga pertumbuhan yang teratur.

5. Jangan Malas Memangkas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekslusif! Ternyata 12 Tanaman Hias Ini Masuk Jajaran Terlangka di Dunia

Ekslusif! Ternyata 12 Tanaman Hias Ini Masuk Jajaran Terlangka di Dunia

Bandungbarat | Rabu, 18 Oktober 2023 | 05:31 WIB

Obat-Obatan Kimia Minggir Dulu, 3 Tanaman Hias Ini Ternyata Ampuh Mengusir Tikus

Obat-Obatan Kimia Minggir Dulu, 3 Tanaman Hias Ini Ternyata Ampuh Mengusir Tikus

Bandungbarat | Rabu, 18 Oktober 2023 | 05:28 WIB

Ampuh! Ternyata 3 Tanaman Hias Ini Mampu Atasi Masalah Kulit Kering, Salah Satunya Palm

Ampuh! Ternyata 3 Tanaman Hias Ini Mampu Atasi Masalah Kulit Kering, Salah Satunya Palm

Bandungbarat | Selasa, 17 Oktober 2023 | 20:39 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

×