Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
Ilustrasi judi online.
baca 10 detik
  • Kemensos menemukan transaksi judi online mencapai Rp2,68 miliar sepanjang 2025 dari satu rekening keluarga penerima bansos.
  • PPATK mencatat ada 1,49 juta penerima bantuan sosial yang terindikasi terlibat aktivitas judi online.
  • Kemensos akan menghentikan penyaluran bansos jika hasil pemeriksaan membuktikan keluarga tersebut telah mampu secara ekonomi.

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) menemukan transaksi judi online (judol) hingga miliaran rupiah dalam setahun yang dilakukan anggota keluarga penerima bantuan sosial (bansos). Salah satu transaksi yang terdeteksi bahkan mencapai Rp2,68 miliar.

Temuan tersebut menjadi bagian dari penelusuran terhadap 1,49 juta penerima bansos yang terindikasi terlibat judi online, berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).]

Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Kemensos Joko Widiarto mengatakan transaksi dengan nilai fantastis tersebut ditemukan di Jawa Barat.

Transaksi berlangsung dalam satu rekening sepanjang 2025.

"Kami juga masih mendeteksi kenapa ada yang satu orang ini transaksinya besar sekali. Jadi ini dari satu rekening transaksinya 2,68 miliar dalam 1 tahun dari 2025," jelas Joko kepada wartawan di kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Namun, Joko menegaskan transaksi tersebut tidak dilakukan oleh penerima bansos secara langsung.

Aktivitas judi online diduga dilakukan anggota keluarga penerima bantuan dan menggunakan rekening yang berbeda dari rekening untuk menerima bansos.

Menurut Joko, Kemensos tetap melakukan pemeriksaan terhadap kondisi seluruh anggota keluarga karena aktivitas judol dapat berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi rumah tangga.

Transaksi Miliaran Jadi Sinyal Keluarga Sudah Mampu

baca juga

Kemensos kini mendalami kondisi sosial ekonomi keluarga tersebut.

Nilai transaksi yang mencapai miliaran rupiah menjadi salah satu indikator yang akan ditelusuri untuk memastikan apakah keluarga tersebut masih masuk kategori penerima bansos.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan keluarga tersebut sudah tergolong mampu secara ekonomi, bantuan sosial pemerintah dapat dihentikan.

Joko mengatakan kondisi ekonomi penerima bansos memang dapat berubah.
Karena itu, data penerima bantuan harus terus diperbarui agar bantuan tidak lagi diberikan kepada keluarga yang sudah mandiri secara ekonomi.

"Kalau dulu mungkin dia tidak mampu, kemudian sekarang mampu. Nah, ini kita pelajari, berarti kalau transaksinya segini kan kemungkinan orang kaya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

KPK Cecar Pejabat Bulog, Dalami Pembentukan Harga Beras dalam Kasus Korupsi Bansos

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:09 WIB

Terkini

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:25 WIB

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

Surakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:22 WIB

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

Sumbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21 WIB

BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli

BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli

Jogja | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:17 WIB

BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT

BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Lewat Fashion Show Ini, Luka Korban Kekerasan Seksual Diterjemahkan ke Dalam Busana

Lewat Fashion Show Ini, Luka Korban Kekerasan Seksual Diterjemahkan ke Dalam Busana

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:13 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022

RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:12 WIB

BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli

BRI Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bangun Posko Logistik BRI Peduli

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×