Untuk Kuat Maruf dan Ricky Rizal ada dilakukan dua kali uji kebohongan.
“Untuk indikasi kedua, untuk Saudara Kuat yang dilakukan pemeriksaan pada tanggal 9 September adalah 'Apakah kamu melihat Pak Sambo menembak Yosua?' Jawabannya Saudara Kuat, tidak. Hasilnya bohong,” jelas Aji,
Dua kali tes Poligraf Kuat Maruf berisi pertanyaan apakah Kuat memergoki persetubuhan Putri Candrawathi dengan Yosua.
“Dia jujur dia tidak memergoki. Tidak melihat,” ucap Aji.
Skor yang diperoleh Kuat Maruf dalam tes poligraf pertama adalah positif 9, dan pada pemeriksaan kedua adalah minus 13.
Sedangkan hasil tes dari Ricky Rizal berbeda dengan Kuat Maruf, Ricky Rizal tidak terindikasi berbohong dalam kedua pemeriksaannya.
“Yang pertama adalah berkaitan dengan Saudara Ricky, ‘Apakah seseorang menyuruhmu mengambil senjata api Yosua?’ Jawabannya tidak. Ini jawaban jujur,” kata Aji.
Lebih lanjut, ketika ditanya apakah Ricky melihat Ferdy Sambo menembak Yosua, Aji mengatakan bahwa Ricky menjawab tidak.
Hasil dari pemeriksaan poligraf menunjukkan bahwa Ricky tidak terindikasi berbohong.
Baca Juga: 5 Skin Special Paling Kece di Mobile Legends, Diburu Banyak Pemain
“Jujur, Ricky tidak melihat Pak Sambo menembak,” kata Aji.
Skor yang diperoleh Ricky dalam pemeriksaan poligraf adalah positif 11 dan positif 19.
Selanjutnya mengenai hasil pemeriksaan terhadap Richard Eliezer atau Bharada E, Aji mengatakan bahwa hasil pemeriksaan poligraf menunjukkan bahwa Eliezer tidak terindikasi berbohong.
“Pertanyaannya, ‘Apakah kamu memberikan keterangan palsu bahwa kamu menembak Yosua?’ Saudara Richard menjawab tidak. ‘Tidak’-nya ini jujur. Richard ini menembak Yosua,” kata Aji.