Konten menyesatkan soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali beredar. Kali ini dikabarkan, Jokowi membongkar politik standar ganda milik FIFA.
Konten itu berupa video dengan judul mengklaim hal tersebut. Faktanya, tak ada pernyataan apapun soal kabar tersebut.
Narasi yang beredar ialah “BERI PENAWARAN BESAR, JOKOWI BONGKAR POLITIK STANDART GANDA FIFA || PIALA DUNIA U20, TIMNAS ISRAEL”.
Kabar itu dalam bentuk video dan diunggah oleh akun bernama Dunia Tarkam Indonesia pada 1 April 2023 kemarin.
Katanya, Jokowi membongkar hal tersebut dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 setelah adanya pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah ajang kompetisi tersebut.
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya tidak ada pernyataan dan pemberitaan resmi terkait klaim seperti yang disebutkan pada unggahan.
Dikutip dari laman website Liputan 6 (https://www.liputan6.com/), nyatanya bukan Presiden Jokowi yang membahas mengenai standar ganda FIFA. Melainkan, Wakil Presiden Liga Parlemen Dunia untuk Palestina, Fadli Zon.
Lebih lanjut, Fadli Zon sebenarnya hanya beranggapan bahwa FIFA sedang melakukan standar ganda dalam ajang Piala Dunia U-20 2023. Adanya anggapan tersebut disebabkan karena 2 alasan.
Pertama, adanya larangan politisasi sepak bola FIFA yang tidak konsisten, di mana ia mengambil contoh ketika FIFA menjatuhi sanksi pelanggaran terhadap timnas Rusia untuk berpartisipasi dalam kompetisi, sebagai dukungan terhadap Ukraina yang diserang Rusia.
Baca Juga: Jokowi Ditanya Soal Kandidat Pendamping Ganjar Pranowo : Kok Tanya Saya
Kedua, adanya permintaan FIFA agar semua negara berlaku adil terhadap atlet Israel, sementara Israel sendiri tidak pernah berlaku adil terhadap atlet Palestina.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh Dunia tarkam indonesia merupakan konten yang menyesatkan.