Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 04 Februari 2026 | 15:37 WIB
Rupiah Terpeleset Jatuh Setelah Ada Kabar Misbakhun Jadi Calon Ketua OJK
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah konsisten pada Rabu, 4 Februari 2026, mencapai level Rp 16.779 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg.
  • Analis menyebut pelemahan rupiah dipicu oleh kurangnya keakraban investor dengan nama Misbakhun dan ketidakpastian pasar ekuitas.
  • Kondisi pelemahan rupiah ini juga dialami beberapa mata uang Asia lain, kecuali baht Thailand yang menguat signifikan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah konsisten melemah terhadap dolar AS hingga akhir perdagangan Rabu, 4 Februari 2026. Berdasarkan data, Bloomberg rupiah bergerak di sekitar level Rp 16.779 per dolar AS.  

Kondisi itu membuat rupiah pun melemah 0,15 persen dibandingkan penutupan Selasa (3/2) lalu yang berada di level Rp 16.754.  

Sedangkan, kurs JISDOR Bank Indonesia ada di level Rp 16.775.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah melemah dikarenakan nama Misbakhun tidak terlalu dikenal oleh investor. Sehingga, membuat rupiah mengalami tekanan. 

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

"Memang sampai saat ini pelaku pasar tidak terlalu welcome nama Misbakhun, seperti halnya pjs Friderica Widyasari," katanya saat dihubungi Suara.com.

Lukman melanjutkan, ketidakpastian mengenai pasar ekuitas Indonesia memang masih membebani rupiah. Apalagi pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal keempat 2025 bisa membuat rupiah bertahan lama akan melemah.

"Selain itu ada antispasi data PDB Indonesia yang lebih lemah besok. Masalah IHSG MSCI akan terus membebani minggu depan," katanya.

Sementara itu, rupiah melemah bersama beberapa mata uang lainnya. Di mana, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,44 persen. 

Selanjutnya, won Korea Selatan tertekan 0,28 persen dan dolar Taiwan yang sudah ditutup terkoreksi 0,12 persen. Disusul, peso Filipina yang terkoreksi 0,1 persen. 

baca juga

Berikutnya, rupee India yang turun 0,05 persen dan dolar Singapura yang melemah tipis 0,03 persen terhadap the greenback. Kemudian, ringgit Malaysia yang terkerek 0,08 persen dan yuan China turun 0,03 persen.

Sedangkan, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,24 persen.  Diikuti oleh, dolar Singapura naik 0,004 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar

IHSG Tertekan, OJK dan BEI Didorong Perbaiki Kepercayaan Pasar

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:25 WIB

Misbakhun Masuk Radar Bos OJK, Hasan Fawzi: Terbuka Buat Semua!

Misbakhun Masuk Radar Bos OJK, Hasan Fawzi: Terbuka Buat Semua!

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:39 WIB

Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?

Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:15 WIB

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:08 WIB

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Rocky Gerung Soroti Praktik Penyadapan Ilegal Oknum Kepolisian ke Prabowo

Video | Kamis, 05 November 2026 | 20:05 WIB

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

DPR Usulkan Aset Pelaku Karhutla Dirampas Negara

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

Momen Roy Suryo Lempar Senyum dan Angkat Jempol Saat Salaman dengan Jokowi

Momen Roy Suryo Lempar Senyum dan Angkat Jempol Saat Salaman dengan Jokowi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:01 WIB

×