Menjelang laga melawan Madura United di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Sabtu (15/7/2023) mendatang, Bali United mengalami rugi besar.
Hal ini karena bek Timnas Thailand milik Bali United Elias Dolah masih terkapar di rumah sakit seusai ditendang di bagian kepala oleh pemain Borneo FC, Silverio Junior.
Insiden yang dialami Elias Dolah untuk kedua kalinya ini terjadi di di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (8/7) lalu.
Menurut dokter Tim Bali United, kondisi Elias Dolah sempat terjadi pendarahan.
“Ada pendarahan aktif, tetapi sudah berhenti,” ujar dokter Tim Bali United, dr Ganda Putra dilansir dari laman klub.
Saat itu juga, Elias Dolah segera dilarikan ke rumah sakit seusai pertandingan, untuk memastikan kondisinya.
Hal ini karena bek asal Swedia itu meneluhkan nyeri di kepalanya.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan tak sampai terjadi pendarahan di otak.
“Sudah dilakukan CT Scan dan tidak ada pendarahan pada bagian otak,” kata dokter Ganda Putra.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Menyesal Soal Tato Syahnaz di Tubuhnya : Suatu Saat Anak Akan Tahu
Demikian juga tak terjadi patah tulang seperti kekhawatiran tim pelatih.
Seperti diketahui kejadian yang menimpa Elias Dolah mengundang perhatian media Thailand. Media online Khaosod menulis Liga 1 kompetisi sepak bola paling liar.
“Liga Indonesia paling liar! Elias pingsan dan dibawa ke rumah sakit,” tulis Khaosod dalam judul artikelnya. Sebelum insiden kontra Borneo FC, pada laga perdana Liga 1 kontra PSS Sleman, Elias Dolah mengalami hal serupa.
Bertanding di Stadion Kapten Dipta, Elias Dolah beberapa kali terlibat duel udara dan benturan dengan pemain PSS Sleman.
“Ini adalah kali kedua Elias Dolah ditendang di bagian kepala setelah laga perdana 1 Juli lalu.