Tradisi adat yang masih melekat di masyarakat Suku Dayak membuatnya dikenal dengan kepercayaannya akan kekuatan magis, termasuk senjata tradisional mereka, mandau.
Mandau sendiri akhirnya ikut dianggap sebagai salah satu alat yang melekat dengan Suku Dayak karena mereka percaya ada kekuatan magis dalam senjata tersebut.
Umumnya, masyarakat Dayak percaya di dalam senjata tradisional khas Suku Dayak itu bersemayam roh nenek moyang mereka.
Dikutip dari laman Indonesia Kaya, secara anatomi, mandau terdiri dari dua bagian yakni bilah dan sarung (yang disebut kumpang).
Mandau yang asli terbuat dari batu gunung yang mengandung besi. Mandau diibaratkan juga seperti keris di Suku Jawa jadi mandau tidak dibuat oleh sembarang orang.
Mandau dibuat oleh seorang pandai besi yang juga mampu mengisi mandau dengan roh nenek moyang sehingga bisa menambah kekuatan bagi yang memilikinya.
Lantas bagaimana ciri-ciri mandau yang asli? Dan bagaimana membedakannya dengan yang palsu? berikut beberapa contohnya:
- Mandau yang asli terbuat dari batu gunung yang mengandung besi, juga dilapisi ukiran emas pada bilahnya
- Mandau asli yang terbuat dari batu pegunungan dihargai lebih mahal ketimbang ambang yang terbuat dari besi biasa
Baca Juga: Syahnaz Tak Terima Jeje Disalahkan Karena Memilih Bertahan
- Kumpang atau sarung mandau terbuat dari kayu dan dilapisi oleh ukiran tanduk rusa
- Sulur mandau yang bentuknya menyerupai tingang, seekor burung yang dianggap suci oleh Suku Dayak
- Setiap Suku Dayak memiliki sulur mandau dengan corak ukir yang berbeda-beda
- Suku Dayak percaya bahwa seseorang yang memegang mandau akan memiliki kekuatan lebih
- Orang yang memiliki mandau akan dilengkapi dengan ilmu penyang, kuat terhadap senjata apapun