Danau Kakaban terletak di kawasan Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
Rupanya danau yang terkenal sebagai danau ubur-ubur terbesar di dunia ini menyimpan banyak keunikan lainnya.
Dikutip dari laman Kemenparekraf, sumber air danau ini berasal dari air laut yang masuk melalui celah-celah batu karst kemudian membentuk sebuah kubangan besar.
Di sekeliling danau terdapat tanaman mangrove yang menyebabkan airnya berwarna kehijauan dan rasa airnya payau.
Oleh karena itu jenis danau ini disebut juga Danau Air Asin.
Di dalam danau Kakaban terdapat hewan endemik yaitu ubur-ubur yang tidak menyengat.
Beberapa jenis ubur-ubur yang bisa ditemukan di antaranya ubur-ubur emas atau bernama latin mastigias cf. albipunctatus, ubur-ubur bulan atau aurelia sp, ubur-ubur kotak kecil atau tripedalia sp, dan ubur-ubur terbalik atau cassiopea sp.
Tetapi dari keempat jenis ubur-ubur itu, ubur-ubur yang mendominasi di danau ini adalah ubur-ubur terbalik dan ubur-ubur emas.
Hal unik pada ubur-ubur di danau Kakaban yaitu tidak memiliki sengat, jadi ketika wisatawan berenang di danau tidak ada larangan.
Baca Juga: Putri Anne Berpenampilan Seksi : Dia Sedang Membuktikan Dirinya Cantik
Bahkan ada hewan endemik lain yang bisa ditemukan di danau Kakaban selain ubur-ubur seperti Teripang, Tunikata, Kepiting, Bunga Karang (33 jenis), Anemon, Cacing Pipih dan Moluska.
Hanya 2 di Dunia
Pulau Kakaban merupakan satu-satunya pulau di Indonesia yang mempunyai danau di tengahnya yakni danau Kakaban atau danau ubur-ubur.
Sementara di dunia terdapat Kepulauan Micronesia di kawasan Tenggara Laut Pasifik.
Banyak sekali jenis-jenis hewan yang belum diidentifikasi di kawasan ini.
Oleh karena itu, Dr Thomas Tomascik, seorang ahli kelautan dari Kanada mengatakan, Pulau Kakaban merupakan surga kekayaan biologi yang ada di Indonesia.