Batu unik berbentuk menyerupai hewan anjing ditemukan di Kalimantan Timur, tepatnya di Desa Lamin Pulut, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dikutip dari laman Kemendikbud, lokasi patung batu ini berada di seberang lereng bukit jalan kebun sawit.
Kemudian, kondisi dari lingkungan ditemukannya batu berbentuk anjing ini dipenuhi tumbuhan perdu dan paku-pakuan.
Lokasi temuan baru ini berada di atas bukit yang dilalui jalur sungai periodik.
Sementara patung batu anjing ini terbuat dari bahan batu sedimen dengan tinggi 34 cm, panjang 36 cm, dan lebar bawah 20 cm.
Tetapi dari analisis teknologi pengerjaan, batu anjing ini tidak meninggalkan jejak pakai.
Jejak pakai itu biasanya bisa digunakan sebagai penanda bahwa batu tersebut dengan sengaja diolah oleh masyarakat di masa lalu untuk kepentingan tertentu.
Dapat dipahami bahwa batu ini merupakan reaksi alam akibat proses erosi yang menimpa batu terus-menerus.
Tak disengaja, reaksi batu itu secara kasat mata menyerupai binatang anjing, hingga dinamakan batu anjing.
Baca Juga: Pakaian Raja dan Bangsawan di Kaltim yang Terlupakan
Namun, ada mitos yang berkembang di masyarakat terkait keberadaan dari batu ini.
Menurut kepercayaan masyarakat Lamin Pulut, barang siapa yang memindahkan batu tersebut maka akan terkena musibah.
Bahkan, pemindahan batu tersebut dipercaya masyarakat dapat menimbulkan hujan yang cukup deras.