5 Jenis Batik Asal Sulawesi Selatan, Dijual Hingga Mancanegara

Suara Bestie

Senin, 02 Oktober 2023 | 15:38 WIB
5 Jenis Batik Asal Sulawesi Selatan, Dijual Hingga Mancanegara
Ilustrasi batik khas Sulawesi Selatan [Suara Sulsel]

Meski asal muasal batik berasal dari pulau Jawa, tapi hampir semua wilayah di Indonesia juga punya batik khas. Salah satunya di Sulawesi Selatan.

Meskipun Sulawesi Selatan terkenal dengan kain tenunnya, batik juga berkembang pesat di daerah ini guna untuk mengenalkan budaya. Bahkan tidak kalah menarik dengan batik-batik dari pulau Jawa.

Berikut jenis batik khas Sulawesi Selatan yang ukirannya punya makna filosofi di baliknya:

1. Batik Lontara Makassar

Batik Lontara kini menjadi identitas masyarakat Makassar. Batik ini merupakan perwujudan batik dengan menggunakan aksara lontara sebagai ide dalam pembentukan motif dan pola.

Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara juga mengacu pada literatur mengenai sejarah dan genealogi masyarakat Bugis, salah satunya terdapat pada Sureq La Galigo.

Diketahui, Lontara adalah aksara kuno tradisional dari masyarakat Bugis. Sejarah mencatat bahwa aksara lontara merupakan tulisan kawi yang digunakan pada abad ke-8.

Ada cerita lain yang juga menyebutkan bahwa tulisan lontara berdasarkan pada tulisan Rejang dari Sumatera Selatan karena adanya kesamaan grafis di antara dua tulisan tersebut.

Kemunculan motif lontara pada batik Makassar didasari keinginan masyarakat untuk melestarikan huruf aksara lontara. Tujuannya untuk memperkenalkan kepada generasi muda supaya lebih mengenal dan memahami aksara lontara nantinya.

baca juga

Motif batik ini telah dipasarkan hingga ke mancanegara.

2. Batik Toraja

Batik dalam bentuk yang lebih primitif sudah dimiliki oleh orang Toraja pada tahun 700 silam. Di Toraja, kain batik disebut Ma'a.

Konon, warga Toraja dulunya menggunakan bubur nasi sebagai perintang warna. Posisi geografis Toraja sebagai daerah terisolasi di pegunungan membuat batik Toraja ini diyakini sebagai batik indonesia yang pertama tanpa terpengaruh budaya lain.

Mayoritas motif yang ditampilkan memang diambil dari kebudayaan dan kehidupan keseharian dari masyarakat Toraja. Warna yang sering digunakan adalah putih, hitam, merah, biru dan kuning.

Motif yang paling menonjol adalah kepala kerbau. Sebab hewan tersebut merupakan peliharaan kesayangan dan sangat dihormati. Kerbau memiliki filosofi penting sebagai lambang kemakmuran.

Ada Pula motif Ne’ Limbongan, yakni motif yang berbentuk menyerupai arah mata angin. Arti, sumber mata angin akan selalu memberikan banyak limpahan rezeki yang membuat masyarakat gigih dalam bekerja.

Motif lain ada Pare Allo yang berbentuk seperti matahari yang memancarkan cahaya. Juga menjadi salah satu motif batik yang paling digemari saat ini.

Orang Toraja percaya setiap ukiran di batik Toraja dipercaya sebagai penolak roh jahat karena mengandung doa.

3. Batik Pajonga

Jonga dalam bahasa Indonesia artinya rusa, hewan yang istimewa di masyarakat kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Ciri khas batik ini adalah menggunakan warna cerah sebagai wujud keceriaan.

Konon, pada zaman kerajaan, rusa adalah buruan yang senantiasa disantap oleh raja dan para bangsawan. Pada momen-momen tertentu, seperti hari besar atau kedatangan tamu istimewa, kerap kali dirayakan dengan melakukan perburuan di kawasan hutan Bantaeng.

Hingga kini, rumah para bangsawan keturunan Raja Bantaeng, masih memelihara rusa dan diletakkan di halaman depan rumah. Hal tersebut jadi penanda strata sosial di masyarakat Bantaeng.

Batik Pajonga asal Bantaeng baru muncul pada tahun 2017. Kendati masih baru, batik Pajonga sudah pernah menjuarai Best Batik oleh Kementerian Pariwisata dan sudah dipasarkan hingga ke mancanegara.

4. Batik La Galigo

Perajin batik lokal terinspirasi dari cerita La Galigo untuk menciptakan motif batik. Seperti yang diketahui, La Galigo adalah sebagai karya sastra terpanjang di dunia. Lebih panjang daripada epik India seperti Mahabharata, dan Ramayana.

Motif La Galigo adalah motif batik yang berasal dari Luwu, Sulawesi Selatan. Motif ini menggambarkan sebuah karya sastra yang terkenal salah satunya Sangiang Serri, tradisi persembahan petani sebelum musim tanam.

Biasanya motif ini dipadukan dengan warna cerah dan simbol-simbol yang terdapat dalam cerita sastra tersebut. Motif ini memiliki ciri khas yang begitu mempesona.

5.  Batik Rongkong

Batik Rongkong terinspirasi dari filosofi kehidupan warga Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yakni "sekong sirenden sipomandi". Artinya saling memupuk dan menjaga kebersamaan serta bergandengan tangan dalam mengarungi bahtera kehidupan.

Filosofi kehidupan masyarakat Kabupaten Lutra tersebut lalu dituangkan dalam bentuk tulisan lontara khas Tana Luwu yang kemudian menjadi motif khas batik rongkong. Ada beberapa motif lain pula yang menggambarkan kehidupan masyarakat di sana.

Batik ini juga menjadi seragam kantor yang digunakan ASN Luwu Utara setiap Kamis.

Meski belum setenar batik Solo atau Pekalongan, peminat batik Rongkong juga sudah sampai ke luar negeri. Batik Rongkok pun sudah resmi memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) atau surat pencatatan ciptaan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Unggah Gambar Ilustrasi di Hari Batik, Salfok Ada NCTZen!

Presiden Jokowi Unggah Gambar Ilustrasi di Hari Batik, Salfok Ada NCTZen!

Your Say | Senin, 02 Oktober 2023 | 14:54 WIB

Melihat Beragam Koleksi Museum Batik Indonesia yang Baru Saja Diresmikan

Melihat Beragam Koleksi Museum Batik Indonesia yang Baru Saja Diresmikan

Foto | Senin, 02 Oktober 2023 | 14:35 WIB

Punya Makna Berbeda, Ini Filosofi 5 Motif Batik Solo yang Melegenda

Punya Makna Berbeda, Ini Filosofi 5 Motif Batik Solo yang Melegenda

Surakarta | Senin, 02 Oktober 2023 | 14:14 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa

Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan

Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Warna Baju yang Bawa Energi Positif Chi untuk Tarik Keberuntungan

Warna Baju yang Bawa Energi Positif Chi untuk Tarik Keberuntungan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00 WIB

HUT RI ke-81: Dari Antusiasme Warga hingga Persiapan di Istana

HUT RI ke-81: Dari Antusiasme Warga hingga Persiapan di Istana

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong

Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan

Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan

Bogor | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:57 WIB

10 Manfaat Spiritual Membaca Doa Shalat Dhuha Setiap Hari

10 Manfaat Spiritual Membaca Doa Shalat Dhuha Setiap Hari

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:54 WIB

HUT ke-81 RI Makin Meriah dengan Promo Spesial BRI

HUT ke-81 RI Makin Meriah dengan Promo Spesial BRI

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Usut Korupsi Rp35,7 M, KPK Bedah Keuangan KSO Pembangun Gedung Pemkab Lamongan

Usut Korupsi Rp35,7 M, KPK Bedah Keuangan KSO Pembangun Gedung Pemkab Lamongan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:47 WIB

×