Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Sulaiman Said, Menembus Pasar Internasional dengan Kaus Oblong

Doddy Rosadi

Rabu, 23 Juli 2014 | 14:26 WIB
Sulaiman Said, Menembus Pasar Internasional dengan Kaus Oblong
Model kaus oblong Kamengski. (suara.com/Tengku Sufiyanto)

Suara.com - Tidak selamanya politik itu bisa membuat kepala anda pusing. Bagi sebagian orang, politik justru bisa dijadikan ajang guyonan dan menghasilkan uang. Inilah yang dilakukan seorang anak muda bernama Sulaiman Said.

Bersama dengan dua orang temannya, Sulaiman memutuskan untuk membuat usaha clothing (kaus oblong) yang bertuliskan hal-hal yang nyeleneh seputar politik.

Salah satu kaos banyolan politik buatan Sulaiman Said adalah gambar banteng merah yang merupakan logo dari PDI Perjuangan. Namun, tulisan di kaus oblong tersebut adalah Chicago Bulls.

Enam tahun lalu, Sulaiman dan teman-temannya hanya bermodalkan Rp200 ribu untuk memulai usaha kaus oblongnya itu yang kemudian diberi merek Kamengski.

"Saya melihat UKM lainnya kurang kreatif dalam membuat produk, makannya desain produk kami menyeleneh unsur-unsur di dalam masyarakat", ujar Said kepada suara.com di tokonya, Rabu (23/7/2014).

Kata dia, konsep awal dari Kamengski adalah membuat produk kas oblong dengan disain kreatif yang nyeleneh dengan memasukkan unsur politik, sepak bola dan juga hiburan.

Pertama kali memulai bisnis itu, Sulaiman baru sekadar menawarkan kausnya itu kepada teman dekatnya. Seiring perjalanan waktu, usahanya pun semakin berkembang.

Sayang, kongsi dengan kedua temannya tidak bisa berlanjut sehingga Sulaiman memutuskan untuk menjalankan bisnis Kamengksi seorang diri.

Pemesanan yang semakin banyak membuat Sulaiman memerlukan modal lebih banyak. Dia akhirnya mengumpulkan modal sedikit demi sedikit selama satu tahun untuk mengembangkan bisnis kaus oblongnya itu.

Harga kaus oblong Kamengski juga tidak terlalu mahal di kantong, sekitar Rp100.000-Rp150.000 per potong.

Penjualan kaus oblong Kamengski sudah menembus luas Jakarta, mulai dari Makassar, Manado dan beberapa kota besar di Kalimantan. Bahkan, Kamengski juga mulai menembus pasar internasional yaitu Kuala Lumpur, Malaysia.

Ario, salah satu pegawai di Kamengski mengatakan, pembeli kaus oblong yang mereka produksi kebanyakan remaja berusia 17 tahun. Namun, ada juga lelaki dewasa yang tertarik dengan kaus oblong tersebut. Salah satunya adalah Zein Latuconsina, seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

“Disain kaos ini memenuhi unsur kreativitas seperti kaos dengan lambing UN tetapi buka United Nation melainkan Ujian Nasional,” ujar Zein.

Zein juga tertarik dengan kalimat-kalimat nyeleneh yang terkait isu politik yang kera menjadi tulisan di kaus Kamengski. Berminat untuk mencoba kaus oblong Kamengski? Anda bisa berkunjung langsung ke toko milik Sudirman Said di Jalan Raya Lenteng Agung no 30, Jakarta. Atau bisa lihat-lihat dulu produk Kamengski di Twitter dan Instagram, @Kamengski.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:10 WIB

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM

Jawa Tengah | Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:57 WIB

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

×