Gaji "PR Specialist" Kian Jauh Tinggalkan Jurnalis

Arsito Hidayatullah

Senin, 18 Agustus 2014 | 17:39 WIB
Gaji "PR Specialist" Kian Jauh Tinggalkan Jurnalis
Sejumlah jurnalis saat memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day) di Kendari, Sultra, Kamis (1/5/2014). [Antara/Ekho Ardiyanto]

Suara.com - Para pekerja media massa atau khususnya yang berprofesi sebagai jurnalis, dipersilakan kembali menghela napas menyimak kabar ini. Lagi-lagi soal kesejahteraan, salah satu studi terbaru menyimpulkan bahwa dibanding profesi PR specialist (kehumasan), profesi jurnalis kini ternyata kian tertinggal.

Tepatnya, berdasarkan studi dari Pew Research Center di Amerika Serikat (AS), itu disebutkan bahwa ketika seorang PR specialist menerima US$1 (sekitar Rp11.675), seorang jurnalis hanya menerima 65 sen AS (sekitar Rp7.589). Yang membuat miris, ini bahkan jauh berkurang dibanding 10 tahun lalu, ketika seorang PR specialist menerima US$1 di saat jurnalis hanya mendapatkan 71 sen AS.

Sebagaimana dikutip Huffington Post, angka ini berarti juga bahwa pekerja PR menghasilkan gaji hampir US$20.000 (sekitar Rp233juta) lebih besar ketimbang jurnalis dalam setahun. Tepatnya, berdasarkan data tahun 2013 itu, penghasilan rata-rata tahunan seorang PR specialist adalah US$54.940, sementara jurnalis rata-rata hanya mendapatkan US$35.600.

Untuk diketahui, angka-angka tersebut diambil dari data Biro Statistik Pekerja AS. Sementara sebagai pembanding, berdasarkan data tahun 2004 lalu, penghasilan rata-rata tahunan seorang pekerja PR saat itu adalah US$43.830 (sekitar Rp511,7 juta), sedangkan jurnalis rata-rata hanya US$31.320 (sekitar Rp365,6 juta).

Kenyataan bahwa data tersebut merupakan penghasilan di AS yang notabene lebih maju ketimbang banyak negara lain, hanya menambah buram kabar ini bagi para jurnalis. American Journalism Review bahkan melaporkan pada Mei lalu, bahwa jurnalis negeri itu kini mendapatkan bayaran di bawah gaji rata-rata (umum) di AS.

Sebagai tambahan pula, hingga akhir 2013 lalu, profesi jurnalis pun kian kekurangan jika dibandingkan PR specialist, karena dari setiap 4,6 pekerja PR hanya ada 1 orang jurnalis di AS. Laporan lain menyebutkan bahwa dalam 6 tahun saja, AS mengalami pengurangan sebanyak hampir 20.000 orang jurnalis. [Huffington Post]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Profesi Dengan Bayaran Tertinggi

6 Profesi Dengan Bayaran Tertinggi

Lifestyle | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 14:55 WIB

Profesi-profesi yang Makin Seksi

Profesi-profesi yang Makin Seksi

Lifestyle | Rabu, 09 April 2014 | 16:01 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×