Pengamat: Penguatan Rupiah Menunggu Pemerintah Baru

Esti Utami

Sabtu, 11 Oktober 2014 | 02:13 WIB
Pengamat: Penguatan Rupiah Menunggu Pemerintah Baru
Ilustrasi uang. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (10/10/2014) sore, melemah 37 poin dan dijual Rp12.223 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.186 per dolar AS.

Pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada A Tony Prasetiantono, mengatakan bahwa situasi politik di Indonesia masih menjadi sentimen negatif bagi mata uang Rupiah terhadap dolar AS.

"Pelaku pasar masih menilai negatif kondisi politik di Indonesia. Sebenarnya, fundamental kita baik, inflasi masih terjaga sekitar 4,53 persen, cadangan devisa sebesar 112 miliar dolar AS," katanya.

Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan juga masih bisa mencapai 5,2 persen pada tahun ini.

Menurut dia, kondisi Indonesia tidak jauh berbeda dengan India. Setelah India memiliki Perdana Menteri baru yang diharapkan pasar, kondisi pasar keuangan di sana cenderung membaik. Diharapkan Indonesia sama seperti itu menyusul harapan yang cukup positif terhadap pemerintahan baru nanti.

Hal senada juga dikatakan pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova, dikatakan bahwa mata uang rupiah masih akan berada dalam tren pelemahan selama suhu politik di dalam negeri masih panas.

"Sentimen dolar AS di eksternal cenderung melemah menyusul jadwal kenaikan suku bunga AS tidak lebih cepat dari perkiraan, sementara di dalam negeri indeks dolar AS masih menguat, itu menandakan kondisi sentimen domestik yang membayangi mata uang rupiah," katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari Jumat (10/10/2014) tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.207 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp12.190 per dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×