Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Permintaan Pusat Perkantoran di Sentra Bisnis Jakarta Meningkat

Doddy Rosadi

Rabu, 18 Februari 2015 | 09:50 WIB
Permintaan Pusat Perkantoran di Sentra Bisnis Jakarta Meningkat
Ilustrasi: Gedung perkantoran. (Shutterstock)

Suara.com - Pasar perkantoran yang terdapat di kawasan sentra bisnis di kawasan DKI Jakarta diperkirakan bakal mengalami peningkatan pada tahun 2015 dengan akan masuknya pasokan perkantoran baru.

"Pasar perkantoran CBD diharapkan akan kembali mengalami transaksi dengan volume besar pada tahun 2015 setelah mencatat penyelesaian gedung baru yang rendah pada 2014, namun akan lebih terasa sebagai pasar para penyewa akibat akan masuknya pasokan baru dalam volume besar pada dua tahun mendatang," kata Kepala Riset Cushman & Wakefield Indonesia (konsultan properti) Arief Rahardjo.

Dengan semakin tingginya tingkat persaingan, menurut dia, pemilik gedung tampaknya akan semakin berhati-hati dalam menaikkan harga sewa mereka dan sebaliknya para penyewa korporasi akan menikmati kesempatan besar dalam melakukan perluasan ruangan dan relokasi kantor mereka.

Selain itu, lanjutnya, harga service charge (biaya layanan) diperkirakan akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan dimulai sejak Januari 2015, menyusul kenaikan harga BBM yang mendorong kenaikan terhadap biaya utilitas dan juga kenaikan Upah Minimum Regional (UMR).

Data Cushman & Wakefield mencatat bahwa terjadi dua transaksi besar terjadi selama kuartal terakhir 2014, yaitu tersewanya ruang perkantoran seluas 6.500 meter persegi dan 1.760 meter persegi di gedung Menara Prima 2 di Kompleks Mega Kuningan oleh perusahaan asuransi/pembiayaan dan pertambangan batu-bara.

Secara keseluruhan, selama 2014 permintaan dan transaksi sewa kantor menunjukkan kinerja yang masih positif, sekalipun dalam tingkatan yang lebih rendah oleh karena terbatasnya ketersediaan ruangan di gedung perkantoran eksisting dan minimnya pasokan baru.

"Kinerja pasar perkantoran diharapkan akan mengalami peningkatan di tahun 2015 dengan masuknya sejumlah besar pasokan baru yang menyediakan kesempatan luas bagi penyewa untuk memenuhi kebutuhan yang tertunda untuk perluasan dan relokasi," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Penjualan PT Jones Lang LaSalle (JLL) Jakarta, Angela Wibawa, mengatakan tingkat penyerapan ruang perkantoran di CBD Jakarta pada 2014 mengalami penurunan.

"Secara menyeluruh, penyerapan ruang perkantoran CBD selama 2014 adalah 48.000 meter persegi dan angka tersebut menunjukkan tingkat penyerapan terendah sejak 10 tahun terakhir," kata Angela.

Menurut Angela, penurunan di tingkat penyerapan juga disebabkan oleh efisiensi dan relokasi beberapa penyewa gedung perkantoran CBD ke gedung yang dimiliki sendiri sehingga menyebabkan tingkat permintaan berkurang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sewa Perkantoran di Pusat Sentra Bisnis Jakarta Semakin Sulit

Sewa Perkantoran di Pusat Sentra Bisnis Jakarta Semakin Sulit

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2014 | 11:56 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×