Array

Sewa Perkantoran di Pusat Sentra Bisnis Jakarta Semakin Sulit

Doddy Rosadi Suara.Com
Rabu, 15 Oktober 2014 | 11:56 WIB
Sewa Perkantoran di Pusat Sentra Bisnis Jakarta Semakin Sulit
Ilustrasi: Gedung perkantoran. (Shutterstock)

Suara.com - Permintaan terhadap perkantoran komersial di pusat sentra bisnis (central business district/CBD) mengalami penurunan antarkuartal (q-o-q) karena minimnya pasokan.

"Permintaan ruang kantor di CBD menunjukkan penurunan sebesar 37 persen dari kuartal sebelumnya diakibatkan terbatasnya ketersediaan ruang pasokan baru," kata Head of Markets Jones Lang LaSalle (JLL)  Indonesia Angela Wibawa di Jakarta, Rabu, (15/10/2014).

Namun, menurut dia, secara keseluruhan tingkat hunian perkantoran di CBD masih tinggi di sekitar 94 persen atau tidak banyak perubahan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Sedangkan di luar CBD, lanjutnya, terjadi penyerapan yang signifikan dibanding kuartal lalu di mana tingkat penyerapan perkantoran pada kuartal III 2014 mayoritas terjadi pada perkantoran Grade C.

Terkait dengan harga sewa, ia mengemukakan bahwa harga sewa rata-rata ruang kantor di CBD tidak mengalami perubahan yang signifikan yaitu 1,7 persen q-o-q antara lain karena penyesuaian kurs mata uang dolar Amerika terhadap rupiah pada harga sewa gedung perkantoran premium dan Grade A.

Sebelumnya, konsultan properti internasional Cushman & Wakefield mengatakan, sejumlah perusahaan frustrasi karena sukar menemukan perkantoran Grade A di Jakarta terkait minimnya pasokan untuk jenis perkantoran tersebut.

"Kondisi sektor perkantoran sangat membuat banyak perusahaan frustrasi karena tidak menemukan perkantoran sesuai dengan yang diinginkan" kata Managing Director Cushman & Wakefield Indonesia David Cheadle.

Menurut dia, selama lebih dari satu dekade mengamati kondisi properti di Jakarta, sepertinya baru kali ini ditemukan hampir tidak ada pasokan perkantoran Grade A di wilayah ibukota.

Hal tersebut, lanjutnya, membuat sisi permintaan menjadi frustrasi karena kurangnya ketersediaan pasokan. Selain itu, ia juga mengemukakan bahwa hal itu mengakibatkan situasi yang menguntungkan pihak penyewa (landlord) karena dapat dijadikan sebagai alasan untuk menaikkan harga sewa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI