Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pedagang Daging Sapi Keluhkan Tingginya Harga

Liberty Jemadu

Sabtu, 04 April 2015 | 03:15 WIB
Pedagang Daging Sapi Keluhkan Tingginya Harga
Pedagang daging sapi. [Antara/Rahmad]

Suara.com - Beberapa pedagang daging sapi di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, mengeluhkan tingginya harga daging sapi. Mereka menilai naiknya harga jualannya itu akibat tidak menentunya harga bahan bakar minyak dan karena kurangnya daging sapi impor.

"Sebelum naik harganya berkisar antara Rp80.000-Rp95.000 per kilogram, namun saat ini harganya mencapai Rp110.000 per kilogram," kata seorang pedagang sapi, Wik, di kiosnya, Pasar Senen, Jakarta, Jumat (3/4/2015).

Wik meyakini tingginya harga daging sejak dua bulan terakhir ini merupakan imbas dari tidak menentunya harga BBM.

"Harga daging mulai meninggi sejak harga BBM naik-turun," ujar dia.

Senada dengan Wik, Asep, penjual daging sapi yang telah berdagang selama 27 tahun, menyatakan bahwa keadaan kali ini merupakan salah satu yang terburuk selama ia berjualan.

"Kalau dahulu harga daging lebih murah karena masih banyak daging impor, jadi harganya bisa bersaing," kata dia.

Tingginya harga daging tidak ayal membuat para pedagang sepi pembeli dan berpengaruh secara langsung terhadap penurunan omset penjualan.

"Omzet saya berkurang 50 persen," kata Wik.

Dia melanjutkan, penurunan omzet tersebut karena ia tidak berani menaikkan harga sebab takut kehilangan pembeli setianya.

Muhammad Toha, seorang pedagang lain, juga menuturkan hal yang sama.

"Omzet berkurang karena saya tidak berani menjual dengan harga terlalu tinggi. Dengan harga yang sekarang saja pembeli bekurang," ujar dia.

Pedagang-pedagang ini pun berharap pemerintah dapat mendengar keluhan mereka dan melakukan sesuatu untuk menormalkan harga daging.

"Kami meminta pemerintah melakukan sesuatu untuk menormalkan harga daging, kalau bisa di kisaran maksimal Rp85.000. Apalagi bulan pada bulan Juni-Juli sudah memasuki puasa dan hari raya," kata Asep.

Sementara menurut Wik, pemerintah sudah seharusnya menurunkan harga daging sapi.

"Agar setiap warga Indonesia bisa membeli dan memakan daging sapi," tutur dia.

Sebelumnya mulai 28 Maret 2015 harga bensin premium RON 88 naik dari Rp6.800 menjadi Rp7.300 per liter dan solar naik dari Rp6.400 menjadi Rp6.900 per liter.

Harga baru ini berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015.

Adapun kenaikan BBM pada Maret 2015 itu merupakan yang kedua kali sejak Presiden Joko Widodo memerintah. Kenaikan pertama terjadi pada 18 November 2014. Namun, harga BBM juga mengalami penurunan sebanyak dua kali, yaitu mulai 1 Januari 2015 dan 19 Januari 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Faisal Basri: Rumus Penghitungan Harga BBM Sudah Kuno

Faisal Basri: Rumus Penghitungan Harga BBM Sudah Kuno

Bisnis | Rabu, 01 April 2015 | 15:44 WIB

Tidak Pro Rakyat, Pemerintah Diminta Batalkan Kenaikan Harga BBM

Tidak Pro Rakyat, Pemerintah Diminta Batalkan Kenaikan Harga BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2015 | 07:36 WIB

Gubernur BI: Publik Perlu Penjelasan soal Fluktuasi Harga BBM

Gubernur BI: Publik Perlu Penjelasan soal Fluktuasi Harga BBM

Bisnis | Senin, 30 Maret 2015 | 12:50 WIB

Pemerintah Harus Segera Antisipasi Dampak Harga BBM Naik

Pemerintah Harus Segera Antisipasi Dampak Harga BBM Naik

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2015 | 18:10 WIB

"Lho Saya Nggak Tahu BBM Naik, Kok Nggak Disosialisasikan"

"Lho Saya Nggak Tahu BBM Naik, Kok Nggak Disosialisasikan"

News | Minggu, 29 Maret 2015 | 16:46 WIB

Politisi PAN Ini Minta Jokowi Rombak Tim Ekonomi

Politisi PAN Ini Minta Jokowi Rombak Tim Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2015 | 16:18 WIB

Ditanya Soal Kenaikan BBM, Jokowi: Tanyakan ke Menteri ESDM

Ditanya Soal Kenaikan BBM, Jokowi: Tanyakan ke Menteri ESDM

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2015 | 09:44 WIB

Mulai Hari Ini, Harga Premium di Jawa Rp7.400 per Liter

Mulai Hari Ini, Harga Premium di Jawa Rp7.400 per Liter

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2015 | 00:19 WIB

Hak Politik Dicabut, Luthfi Hasan: Semua Bisa Diatur

Hak Politik Dicabut, Luthfi Hasan: Semua Bisa Diatur

News | Jum'at, 19 September 2014 | 14:54 WIB

Terkini

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB