Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pedagang Daging Sapi Keluhkan Tingginya Harga

Liberty Jemadu | Suara.com

Sabtu, 04 April 2015 | 03:15 WIB
Pedagang Daging Sapi Keluhkan Tingginya Harga
Pedagang daging sapi. [Antara/Rahmad]

Suara.com - Beberapa pedagang daging sapi di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, mengeluhkan tingginya harga daging sapi. Mereka menilai naiknya harga jualannya itu akibat tidak menentunya harga bahan bakar minyak dan karena kurangnya daging sapi impor.

"Sebelum naik harganya berkisar antara Rp80.000-Rp95.000 per kilogram, namun saat ini harganya mencapai Rp110.000 per kilogram," kata seorang pedagang sapi, Wik, di kiosnya, Pasar Senen, Jakarta, Jumat (3/4/2015).

Wik meyakini tingginya harga daging sejak dua bulan terakhir ini merupakan imbas dari tidak menentunya harga BBM.

"Harga daging mulai meninggi sejak harga BBM naik-turun," ujar dia.

Senada dengan Wik, Asep, penjual daging sapi yang telah berdagang selama 27 tahun, menyatakan bahwa keadaan kali ini merupakan salah satu yang terburuk selama ia berjualan.

"Kalau dahulu harga daging lebih murah karena masih banyak daging impor, jadi harganya bisa bersaing," kata dia.

Tingginya harga daging tidak ayal membuat para pedagang sepi pembeli dan berpengaruh secara langsung terhadap penurunan omset penjualan.

"Omzet saya berkurang 50 persen," kata Wik.

Dia melanjutkan, penurunan omzet tersebut karena ia tidak berani menaikkan harga sebab takut kehilangan pembeli setianya.

Muhammad Toha, seorang pedagang lain, juga menuturkan hal yang sama.

"Omzet berkurang karena saya tidak berani menjual dengan harga terlalu tinggi. Dengan harga yang sekarang saja pembeli bekurang," ujar dia.

Pedagang-pedagang ini pun berharap pemerintah dapat mendengar keluhan mereka dan melakukan sesuatu untuk menormalkan harga daging.

"Kami meminta pemerintah melakukan sesuatu untuk menormalkan harga daging, kalau bisa di kisaran maksimal Rp85.000. Apalagi bulan pada bulan Juni-Juli sudah memasuki puasa dan hari raya," kata Asep.

Sementara menurut Wik, pemerintah sudah seharusnya menurunkan harga daging sapi.

"Agar setiap warga Indonesia bisa membeli dan memakan daging sapi," tutur dia.

Sebelumnya mulai 28 Maret 2015 harga bensin premium RON 88 naik dari Rp6.800 menjadi Rp7.300 per liter dan solar naik dari Rp6.400 menjadi Rp6.900 per liter.

Harga baru ini berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), yang telah diubah dengan Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2015.

Adapun kenaikan BBM pada Maret 2015 itu merupakan yang kedua kali sejak Presiden Joko Widodo memerintah. Kenaikan pertama terjadi pada 18 November 2014. Namun, harga BBM juga mengalami penurunan sebanyak dua kali, yaitu mulai 1 Januari 2015 dan 19 Januari 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Faisal Basri: Rumus Penghitungan Harga BBM Sudah Kuno

Faisal Basri: Rumus Penghitungan Harga BBM Sudah Kuno

Bisnis | Rabu, 01 April 2015 | 15:44 WIB

Tidak Pro Rakyat, Pemerintah Diminta Batalkan Kenaikan Harga BBM

Tidak Pro Rakyat, Pemerintah Diminta Batalkan Kenaikan Harga BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2015 | 07:36 WIB

Gubernur BI: Publik Perlu Penjelasan soal Fluktuasi Harga BBM

Gubernur BI: Publik Perlu Penjelasan soal Fluktuasi Harga BBM

Bisnis | Senin, 30 Maret 2015 | 12:50 WIB

Pemerintah Harus Segera Antisipasi Dampak Harga BBM Naik

Pemerintah Harus Segera Antisipasi Dampak Harga BBM Naik

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2015 | 18:10 WIB

"Lho Saya Nggak Tahu BBM Naik, Kok Nggak Disosialisasikan"

"Lho Saya Nggak Tahu BBM Naik, Kok Nggak Disosialisasikan"

News | Minggu, 29 Maret 2015 | 16:46 WIB

Politisi PAN Ini Minta Jokowi Rombak Tim Ekonomi

Politisi PAN Ini Minta Jokowi Rombak Tim Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2015 | 16:18 WIB

Ditanya Soal Kenaikan BBM, Jokowi: Tanyakan ke Menteri ESDM

Ditanya Soal Kenaikan BBM, Jokowi: Tanyakan ke Menteri ESDM

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2015 | 09:44 WIB

Mulai Hari Ini, Harga Premium di Jawa Rp7.400 per Liter

Mulai Hari Ini, Harga Premium di Jawa Rp7.400 per Liter

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2015 | 00:19 WIB

Hak Politik Dicabut, Luthfi Hasan: Semua Bisa Diatur

Hak Politik Dicabut, Luthfi Hasan: Semua Bisa Diatur

News | Jum'at, 19 September 2014 | 14:54 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB