Mendag: Pemerintah Sedang Bangun 675 Pasar

Liberty Jemadu

Senin, 15 Juni 2015 | 00:17 WIB
Mendag: Pemerintah Sedang Bangun 675 Pasar
Ilustrasi pasar (Suara.com/Oke Atmaja).

Suara.com - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengemukakan rencana pemerintah membangun dan merevitalisasi 5.000 pasar rakyat selama lima tahun ke depan sudah dimulai. Kini pemerintah sedang mengerjakan pembangunan 675 pasar dari target 1.000 pasar pada 2015.

"Pemerintah berharap bisa merevitalisasi semua pasar, namun untuk tahap awal selama lima tahun itu 5.000 pasar di seluruh Indonesia," kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, seusai melakukan peresmian Pasar Percontohan 10 Ulu Palembang, di Palembang, Minggu (14/6/2015).

Rachmat mengatakan dengan dibangun atau direvitalisasinya pasar rakyat tersebut diharapkan bisa membangun martabat pedagang pasar, dengan diberikannya fasilitas yang memadai oleh pemerintah.

"Pasar ini dibuat untuk membangun martabat para pedagang, pemerintah berniat mengatur dengan memberikan fasilitas yang sesuai bagi para pedagang untuk kenyamanan para pembeli," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina menjelaskan, dari 675 pasar yang sedang ditangani itu, sebagian sudah dalam tahap konstruksi, yang lain dalam proses lelang dan sebagian lagi dalam tahap pencairan DIPA.

Hingga pertengahan tahun, realisasi pembangunan atau revitalisasi pasar rakyat sudah mencapai 675 pasar dengan serapan anggaran sebesar Rp 1,07 triliun.

Dana yang dibutuhkan untuk membangun dan merevitalisasi 1.000 pasar pada tahun 2015 sebesar Rp2,3868 triliun. Dari total dana tersebut, sebesar Rp307,5 miliar berasal dari Tugas Perbantuan APBN untuk 37 pasar dan Tugas Perbantuan APBN-P untuk 145 pasar sebesar Rp1,055 triliun.

Selain itu, Dana Alokasi Khusus APBN untuk 573 pasar sebesar Rp690 miliar dan Kementerian Koperasi dan UKM membangun 65 pasar dengan dana Rp78 miliar, dan DAK APBN-P untuk 180 pasar dengan dana sebesar Rp256 miliar.

Sasaran revitalisasi pasar dilakukan pada pasar yang berusia 25 tahun lebih, pasar yang mengalami bencana kebakaran, bencana alam, dan pascakonflik, pasar di daerah tertinggal, pasar di perbatasan, serta pasar di daerah yang minim sarana perdagangan dan daerah yang memiliki potensi perdagangan besar.

Selain memperbaiki fisik pasar rakyat, program revitalisasi pasar rakyat yang dilaksanakan Kemendag melalui Dana Alokasi Khusus dan Tugas Pembantuan juga ditujukan untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah.

Dari hasil evaluasi terhadap kinerja 32 pasar percontohan yang direvitalisasi, telah menunjukan kenaikan omzet rata-rata 70 persen per tahun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Operasi Pasar, Kementan Sediakan 100 Ton Bawang Merah per Hari

Operasi Pasar, Kementan Sediakan 100 Ton Bawang Merah per Hari

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2015 | 14:41 WIB

Kendalikan Harga Pangan, Jokowi Ingin Bangun Pasar Lelang

Kendalikan Harga Pangan, Jokowi Ingin Bangun Pasar Lelang

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2015 | 15:46 WIB

Harga Sembako Naik Jelang Puasa, Djarot: Kita Hajar Mereka

Harga Sembako Naik Jelang Puasa, Djarot: Kita Hajar Mereka

News | Jum'at, 22 Mei 2015 | 11:41 WIB

Ekspor Lesu, Rachmat Gobel akan Ketemu Mendag Afrika Selatan

Ekspor Lesu, Rachmat Gobel akan Ketemu Mendag Afrika Selatan

Bisnis | Senin, 18 Mei 2015 | 16:09 WIB

Tekan Biaya Logistik, Pemerintah Ingin Bangun 5.000 Pasar

Tekan Biaya Logistik, Pemerintah Ingin Bangun 5.000 Pasar

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2015 | 13:16 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×