Rupiah Menguat Jadi Rp 13.296 Pagi Ini

Ririn Indriani

Selasa, 23 Juni 2015 | 10:32 WIB
Rupiah Menguat Jadi Rp 13.296 Pagi Ini
Ilustrasi mata uang rupiah.

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi bergerak menguat sebesar 10 poin menjadi Rp13.296 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.306 per dolar AS.

"Rupiah menguat bersama dengan mata uang lain di Asia terhadap dolar AS, setelah munculnya harapan di zona Euro terkait penyelesaian krisis utang Yunani," kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Dikabarkan, lanjut dia, Yunani telah memberikan proposal baru dengan perubahan signifikan yang mendekati keinginan pemberi utang.

Akan tetapi, pelaku pasar juga masih memantau kelanjutan dari negosiasi antara Yunani dan Troika (Uni Eropa, Bank Sentral Eropa, dan lembaga Dana Moneter Internasional) sehingga penguatan rupiah masih cenderung terbatas.

Rangga menambahkan bahwa isu negatif domestik terkait dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi serta inflasi yang naik di bulan Juni 2015 masih akan menjadi ancaman utama bagi mata uang rupiah.

"Membaiknya data penjualan rumah AS juga dapat membatasi penguatan rupiah lebih tinggi," ucapnya.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahakan bahwa para pejabat Eropa sinyalkan kepercayaan diri bahwa sebuah kesepakatn akan dicapai pada bantuan Yunani sebelum berakhirnya masa akhir pembayaran utang Yunani kepada IMF pada tanggal 30 Juni nanti.

"Menteri Keuangan Belanda, Jeroen Dijsselbloem yang memimpin pertemuan itu menyatakan rencana dari Yunani adalah sebuah langkah positif. Dengan begitu, kemungkinan ada harapan untuk hasil yang positif atas masalah Yunani," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2015 | 10:38 WIB

Rupiah Melemah ke Rp13.324 di Rabu Pagi

Rupiah Melemah ke Rp13.324 di Rabu Pagi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 10:56 WIB

Rupiah Anjlok, JK Janji Perbaiki Pertumbuhan Ekonomi

Rupiah Anjlok, JK Janji Perbaiki Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2015 | 16:07 WIB

Rupiah Merosot, Angka Pengangguran Terancam Meningkat

Rupiah Merosot, Angka Pengangguran Terancam Meningkat

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2015 | 13:13 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×