Rupiah Terus Melemah Menjadi Rp13.389

Laban Laisila

Kamis, 23 Juli 2015 | 10:58 WIB
Rupiah Terus Melemah Menjadi Rp13.389
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (23/7/2015), bergerak melemah sebesar 19 poin menjadi Rp13.389 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.370 per dolar Amerika Serikat.

"Nilai tukar rupiah bergerak melemah setelah sempat stagnan pada awal perdagangan, dolar AS kembali terapresiasi di pasar valas domestik menyusul beberapa indikator perekonomian domestik relatif masih melambat," kata Kepala Riset NK Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta.

Dia mengemukakan, bahwa proyeksi Bank Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2015 mendekati angka realisasi pertumbuhan ekonomi pada triwulan I yaitu 4,71 persen menunjukan perekonomian domestik masih melambat.

"Investasi dan konsumsi domestik belum menunjukkan perbaikan," katanya.

Namun, dia mengharapkan bahwa pada semester II-2015 perekonomian domestik mulai membaik menyusul akan gencarnya penyerapan belanja modal pemerintah dalam rangka mendorong pembangunan infrastruktur.

"Harapan adanya perbaikan perekonomian Indonesia ke depan dapat menopang Rupiah," katanya.

Ekonom Ssamuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan bahwa inflasi yang relatif rendah di sepanjang bulan puasa diharapkan dapat berlanjut ke depannya sehingga mendorong konsumsi domestik.

Dia  memaparka, bahwa Bank Indonesia memproyeksikan laju inflasi pada bulan puasa dan Lebaran tahun 2015 ini mencapai kisaran 0,46-0,6 persen, relatif rendah dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menperin Optimistis Target Pertumbuhan Industri di Atas 6 Persen

Menperin Optimistis Target Pertumbuhan Industri di Atas 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2015 | 16:16 WIB

Rupiah Menguat Jadi Rp13.301 Per Dolar AS

Rupiah Menguat Jadi Rp13.301 Per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2015 | 18:14 WIB

Rupiah Selasa Sore Menguat Menjadi Rp13.310

Rupiah Selasa Sore Menguat Menjadi Rp13.310

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2015 | 19:05 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×