Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pengamat: Belanja Pemerintah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2015 | 12:38 WIB
Pengamat: Belanja Pemerintah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi
Ilustrasi Jakarta (Antara)

Suara.com - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics Indonesia Hendri Saparini mengatakan percepatan realisasi belanja pemerintah menjadi kunci utama untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 menjadi lebih tinggi. Pasalnya, pemerintah tidak bisa mengandalkkan belanja modal untuk infrastruktur demi menggenjot pertumbuhan ekonomi.

"Belanja modal itu hanya berperan 3,9 persen terhadap investasi.Kalau pemerintah ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi lagi, belanja pemerintah menjadi kunci utamanya. Kalau mengandalkan belanja modal tidak akan mampu untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini," kata Hendri dalam diskusi bertema Managing Economic Slowdown di Jakarta, Selasa (28/7/2015).

Selain itu, Hendri menjelaskan di tengah kondisi global yang memburuk seperti yang berlangsung saat ini sehingga mengganggu pendapatan ekspor, perekonomian hanya bisa mengandalkan belanja pemerintah.

"Kalau ekspor itu kontribusinya sangat minim sekitar 24 persen terhadap PDB itu pun tidak bisa diandalkan. Kenapa? Karena harga komoditas di pasar dunia sedang melemah. Apalagi Cina, yang menjadi mitra dagang Indonesia juga tengah mengalami perlambatan ekonomi. Makanya belanja pemerintah itu bisa jadi pendorong. Tapi sayang sampai saat ini penyerapan baru 33,3 persen di tahun ini. Makanya ini harus di pacu kalau mau mencapai target," katanya.

Oleh sebab itu, menurut Hendri, ekspansi anggaran lewat peningkatan belanja pemerintah, termasuk untuk infrastruktur, bisa jadi kontraproduktif terhadap perekonomian secara keseluruhan, terutama dalam jangka pendek.

"Jadi diharapkan di kuartal III ini penyerapan anggaran untuk terus di dorong dan dipercepat untuk mengembalikan kondisi ekonomi Indonesia menjadi lebih baik lagi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Saran Bank Dunia

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi RI, Ini Saran Bank Dunia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 14:46 WIB

Komisioner KPPU: Target Pertumbuhan Ekonomi Akan Sulit Tercapai

Komisioner KPPU: Target Pertumbuhan Ekonomi Akan Sulit Tercapai

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2015 | 13:17 WIB

Perekonomian Lambat, Indef: Tim Ekonomi Jokowi-JK Tidak Cakap

Perekonomian Lambat, Indef: Tim Ekonomi Jokowi-JK Tidak Cakap

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2015 | 16:35 WIB

Ini Cara Jokowi Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 5,7 Persen

Ini Cara Jokowi Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 5,7 Persen

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2015 | 06:42 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB