Komisioner KPPU: Target Pertumbuhan Ekonomi Akan Sulit Tercapai

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 20 Juni 2015 | 13:17 WIB
Komisioner KPPU: Target Pertumbuhan Ekonomi Akan Sulit Tercapai
Ilustrasi pembangunan properti dan pertumbuhan ekonomi. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Komisioner Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), Muhammad Syarkawi Rauf, menilai target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 7 persen dalam masa awal kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla, akan sulit dicapai.

"Saya ragu kalau ekonomi bakal tumbuh 7 persen. Kalau dilihat dari kuartal I saja, hanya 4,7 persen. Ini akan sulit. Orientasi dan kebijakan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi perlu dilakukan perubahan," kata Syarkawi, dalam diskusi 'Perekonomian Lebaran', di Gado-gado Boplo, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).

Syarkawi memperkirakan, pertumbuhan ekonomi nasional hanya mampu menembus angka 5,2 persen pada akhir tahun 2015. Hal tersebut lantaran kebijakan yang dibuat oleh pemerintahan Jokowi menurutnya masih berorientasi pada investasi pertambangan.

"Kebijakan yang digunakan masih menggunakan kebijakan lama, yakni genjot investasi di pertambangan. Ini akan sulit untuk mendongkrak pertumbuhan kita. Bahkan di akhir tahun, kalau melihat pergerakan Bank Dunia, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sekitar 5,1 sampai 5,2 persen," jelasnya.

Menurut Syarkawi lagi, untuk bisa tumbuh 7 persen, maka ekonomi Indonesia perlu ditopang oleh peningkatan produktivitas dan efisiensi industri di dalam negeri.

Syarkawi menilai, tidak mungkin pemerintah hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi dari kegiatan bisnis yang dilakukan industri saat ini, maupun dari penjualan sumber daya alam. Menurutnya, kombinasi kedua hal tersebut tanpa dibarengi dengan upaya pemerintah menjaga dan mendorong iklim persaingan usaha, tentu akan sia-sia.

"Sekarang sudah bagus. Penataannya saja (yang) perlu diperbaiki. Pemerintah seharusnya bisa mendorong efisiensi industri, mendorong dilakukannya inovasi industri, sehingga bisa melahirkan produktivitas. Ini yang harus diperbaiki oleh pemerintahan saat ini," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI: Pertumbuhan Ekonomi di 2015 Sekitar 5,4 Persen

BI: Pertumbuhan Ekonomi di 2015 Sekitar 5,4 Persen

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2015 | 04:16 WIB

Bappenas Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Naik

Bappenas Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Naik

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2015 | 14:12 WIB

Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Harus Inklusif dan Berkelanjutan

Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Harus Inklusif dan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2015 | 17:01 WIB

Tahun 2030, Indonesia Diprediksi Mulai jadi Negara Maju

Tahun 2030, Indonesia Diprediksi Mulai jadi Negara Maju

News | Rabu, 27 Mei 2015 | 06:58 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×