Pengusaha Diminta Awasi Impor Komponen Otomotif Kualitas Rendah

Ardi Mandiri

Selasa, 11 Agustus 2015 | 06:33 WIB
Pengusaha Diminta Awasi Impor Komponen Otomotif Kualitas Rendah
Menteri Perindustrian Saleh Husin (kiri) dan Menteri Perdagangan Rahmat Gobel. [Antara/Widodo S Jusuf]

Suara.com - Menteri Perindustrian Saleh Husin meminta agar kalangan pengusaha baik pabrikan otomotif maupun komonen untuk mengawasi peredaran komponen otomotif impor berkualitas rendah.

"Rekan-rekan pengusaha telah menanam modal miliaran hingga triliunan, sudah selaiknya memberi perlindungan pasar mereka dari serbuan komponen impor yang kualitasnya dipertanyakan," kata Menteri Perindustrian Saleh Husin melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Pengawasan ini, lanjutnya, bukan hanya demi kepentingan investasi, melainkan juga untuk mempertahankan lapangan kerja di industri kendaraan bermotor dan perlindungan bagi konsumen, yang artinya, dampak ganda langkah ini bersifat luas.

"Untuk itu, kami menjaga pasar aftermarket dalam negeri yang sangat besar agar bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh industri komponen dalam negeri melalui pengketatan pengawasan beredarnya produk berkualitas rendah dari luar negeri," ujarnya.

Menurut dia, peluang terserapnya kendaraan bermotor dan komponen produk domestik dapat dioptimalkan dengan memenuhi kebutuhan produk otomotif di lingkungan pemerintah maupun BUMN.

Hal ini menjadi stimulan untuk menunjukkan produksi dalam negeri mampu mendukung kebutuhan nasional.

Menurut data Kemenperin, kendaraan bermotor produksi dalam negeri telah diekspor ke lebih dari 80 negara, dengan total ekspor completely built up (CBU) pada 2010 sebesar 85.796 unit sedangkan pada tahun 2014 sebesar 202.273 unit.

Total ekspor dari bulan Januari-Juni 2015 telah mencapai 107.448 unit, sedangkan produksi mobil pada periode yang sama sebanyak 577.507 unit.

Laju produksi pun melaju agresif, di mana jika pada 2009, total produksi mobil 464.816 unit maka pada 2014 meningkat hingga 1.298.523 unit.

Ke depan, produksi mobil pada tahun 2020 diperkirakan mencapai 2,5 juta unit dengan ekspor tahun 2020 ditargetkan mencapai lebih dari 600 ribu unit. Sedangkan produksi pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 4,1 juta unit.

Menperin optimistis industri otomotif nasional terus bergairah, di mana salah satu upaya memacunya ialah dengan ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2015) pada 20-30 Agustus 2015 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan.

"Ini pameran produk yang memanjakan konsumen dan ajang bagi industri global melihat pasar domestik Indonesia yang menjanjikan sekaligus kesempatan bagi kita menunjukkan kemampuan sebagai basis produksi otomotif berorientasi ekspor," kata Menperin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Metro Jaya akan Bongkar Importir Pertanian Nakal

Polda Metro Jaya akan Bongkar Importir Pertanian Nakal

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 17:53 WIB

Kasus Impor, Polisi Geledah Kantor Kementerian Perindustrian

Kasus Impor, Polisi Geledah Kantor Kementerian Perindustrian

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 17:47 WIB

YLKI Ingatkan Hati-hati Peredaran Daging Impor Illegal

YLKI Ingatkan Hati-hati Peredaran Daging Impor Illegal

News | Senin, 10 Agustus 2015 | 05:45 WIB

Kementerian Beli Barang Impor, Menko Maritim Layangkan Teguran

Kementerian Beli Barang Impor, Menko Maritim Layangkan Teguran

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2015 | 03:13 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×