Rupiah Melemah, BI Sebut Perbankan Indonesia Masih Kuat

Laban Laisila, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 18 Agustus 2015 | 17:53 WIB
Rupiah Melemah, BI Sebut Perbankan Indonesia Masih Kuat
Gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (12/8).[suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga kini masih melemah di level Rp13.800 per dolar AS atau melemah di level 68 poin.  Rupiah diperdagangkan di kisaran 13.832 (kurs jual) dan 13.694 (kurs beli).

Menanggapi hal tersebut, Deputi Gubernur BI Ronald Waas mengatakan kondisi perbankan di Indonesia masih kuat menghadapi pelemahan rupiah tersebut.

Hal tersebut berdasarkan hasil stress test (uji ketahanan) bersama sejumlah bank yang hingga kini masih dilakukan Bank Indonesia yang bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan.

“Stress test masih berjalan sampai saat ini. Daya levelnya bermacam-macam dong. Mereka masih tahan lantaran rasio kecukupan modal  mereka besar,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (18/8/2015).

Sementara, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) dalam hitungan nett  hanya 1,25 persen dan NPL gross 2,45 persen. Dengan performa itu pula, Ronald yakin, daya tahan bank-bank jauh lebih bagus ketimbang 1998.

“Berjalan dengan sangat baik, lebih bagus ketimbang 1998. Kita akan dorong ini terus supaya perbankan kita menjadi lebih kuat,” katanya.

Meski demikian, dia mengakui bahwa pelaksanaan stress test masih berjalan masing-masing. Namun, ia yakin, bahwa kondisi perbankan dalam negeri saat ini masih dalam kondisi yang baik.

"Koordinasi dengan OJK, enggak mungkin makro berjalan tanpa mikro sementara ini masing-masing (stress test OJK dan BI)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR Khawatir Rupiah Tembus Rp15 Ribu, APBN 2016 Sulit Tercapai

DPR Khawatir Rupiah Tembus Rp15 Ribu, APBN 2016 Sulit Tercapai

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 20:07 WIB

Asumsi Pemerintah Nilai Tukar Rupiah Rp13.400 per Dolar

Asumsi Pemerintah Nilai Tukar Rupiah Rp13.400 per Dolar

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 15:19 WIB

Menko Darmin: Penurunan Yuan Cina Ganggu Perekonomian

Menko Darmin: Penurunan Yuan Cina Ganggu Perekonomian

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 14:22 WIB

Menhub Yakin Ekonomi Membaik Setelah Jokowi Pidato RAPBN 2016

Menhub Yakin Ekonomi Membaik Setelah Jokowi Pidato RAPBN 2016

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 13:28 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×