Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Darmin Pesimis Ekonomi Global Segera Bangkit

Ardi Mandiri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 07 Desember 2015 | 16:38 WIB
Darmin Pesimis Ekonomi Global Segera Bangkit
Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. [Antara/Rivan Awal Lingga]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pesimis kondisi perekonomian global yang saat ini menunjukan pelemahan dapat kembali bangkit. Pasalnya, masih banyak persoalan yang tidak diselesaikan dengan baik.

"Untuk mengharapkan perekonomian global akan kembali pulih jangan terlalu tinggi-tinggi harapannya. Kenapa? Karena banyak permasalahan yang tidak diselesaikan dengan baik, maka dampaknya yang dirasakan saat ini dan mempengaruhi perekonomian disemua negara di dunia,” kata Darmin saat ditemui dalam acara Investor Gathering di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015).

Ia mencontohkan, satu permasalahan yang tidak diselesaikan dengan baik adalah krisis pada 2007 hingga 2008. Imbas krisis tersebut, semua negara mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. Pada saat itu, negara-negara di dunia mengharapkan ada structural reform untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Tetapi, nggak dilakukan juga. Kenapa, ternyata mereka menemukan beberapa kebijakan-kebijakan yang lebih murah. Mereka lebih memilih menggunakan kebijakan tersebut untuk menyelesaikan krisis itu,” ungkapnya.

"Kebijakan murah yang dimaksud seperti apa tingkat bunga mendekati 0 persen itu tidak ada di text book. Semua orang tahu kalau bunga mendekati 0 persen, maka kebijakan moneter tidak jalan. Itulah kebijakannya. Karena fiskal utangnya kebanyakan, ya kebijakan moneter di loss kan saja. Locknya," katanya.

Melihat hal tersebut, Darmin pun mengaku pihaknya tidak ingin terlalu menaruh ekspektasi atau harapan yang terlalu tinggi jika perekonomian global segera pulih. Menurutnya, hal saat ini yang sangat penting dilakukan adalah, menyusun beberapa strategi untuk mengatasi dampak pelemahan ekonomi dunia yang akan berimbas ke Indonesia.

“Maka jangan terlalu pusing mikirin ekonomi dunia sembuh benar. Yang paling peting adalah bagaimana kita harus menghadapi situasi ini. Tadi pak menkeu sudah bilang, caranya bisa mendorong pasar domestik, meningkatkan investasi dan sebagainya ini yang penting,” ungkapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tren Rupiah Masih Melemah, Ini Kata Menko Darmin

Tren Rupiah Masih Melemah, Ini Kata Menko Darmin

Bisnis | Senin, 07 Desember 2015 | 16:03 WIB

Pembangunan Pembangkit Listrik Setahun Terakhir Capai 10.000 MW

Pembangunan Pembangkit Listrik Setahun Terakhir Capai 10.000 MW

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 16:06 WIB

Darmin Nasution Hormati Keputusan Sigit untuk Mundur

Darmin Nasution Hormati Keputusan Sigit untuk Mundur

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2015 | 15:51 WIB

Penyerapan APBN 2015 Diperkirakan Maksimal 90 Persen

Penyerapan APBN 2015 Diperkirakan Maksimal 90 Persen

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2015 | 15:22 WIB

Terkini

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:37 WIB

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:16 WIB

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:56 WIB

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:52 WIB

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:47 WIB

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:32 WIB

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:20 WIB

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB