Gerindra: Bukan Pemerintah yang Harus Disubsidi, Tapi Rakyat

Siswanto, Bagus Santosa

Minggu, 27 Desember 2015 | 16:54 WIB
Gerindra: Bukan Pemerintah yang Harus Disubsidi, Tapi Rakyat
Anggota Komisi I DPR, Ahmad Muzani. [DPR RI]

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzani mengatakan kebijakan pemerintah lewat Menteri ESDM Sudirman Said tentang penetapan dana ketahanan energi tidak memiliki landasan hukum.

"Bagaimana mungkin setiap konsumen yang beli BBM baik solar atau premium harus menyumbang Rp200 untuk Premium dan Rp300 untuk Solar yang uang itu kita nggak tahu peruntukannya dan landasan hukumnya. Sehingga itu artinya bukan pemerintah yang mensubsidi rakyat, tapi rakyat yang subsidi pemerintah. Ini sudah kebalik-balik," kata Anggota Komisi I DPR di Senen, Jakarta Pusat, Minggu (27/12/2015).

Menurut Muzani hal itu akan membuat daya beli terhadap BBM menjadi rendah. Di banyak negara, katanya, untuk meningkatkan daya beli, pemerintah mensubsidi kebutuhan rakyat.

"Karena itu, kami, Gerindra, meminta Pemerintah membatalkan rencana itu. Karena itu bukan hanya tidak berdasar, tapi memberatkan rakyat. Dan, itu menurut saya harus dihentikan dan dibatalkan. Karena ini kan baru rencana, jadi masih bisa dibatalkan," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah lewat Menteri ESDM Sudirman Said menjelaskan dana ketahanan energi ditargetkan dalam satu tahun mencapai Rp15 triliun sampai Rp16 triliun. Dana itu dikelola Kementerian ESDM dengan kordinasi dengan Kementerian Keuangan. Sudirman menyebut nantinya dana akan diaudit BPKP dan BPK. Dana diambil dari harga BBM, untuk premium rakyat dibebani Rp200 per liter dan untuk solar dibebani Rp300 per liter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga BBM Turun, Pertamina Belum Revisi Target Penjualan

Harga BBM Turun, Pertamina Belum Revisi Target Penjualan

Bisnis | Sabtu, 26 Desember 2015 | 15:01 WIB

Pungutan Melalui Harga BBM Dinilai Ilegal

Pungutan Melalui Harga BBM Dinilai Ilegal

Bisnis | Sabtu, 26 Desember 2015 | 06:38 WIB

Kurtubi: Penurunan  Harga BBM Tidak Signifikan

Kurtubi: Penurunan Harga BBM Tidak Signifikan

Bisnis | Kamis, 24 Desember 2015 | 11:17 WIB

Terkini

Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI dari BRI, Klaim Sekarang

Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI dari BRI, Klaim Sekarang

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:55 WIB

PayLater Makin Mudah Diakses, Masyarakat Diingatkan Bijak Berutang

PayLater Makin Mudah Diakses, Masyarakat Diingatkan Bijak Berutang

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Kasad Maruli Kumpulkan Pemred Media di Mabesad, Beberkan Capaian Air Bersih dan Jembatan

Kasad Maruli Kumpulkan Pemred Media di Mabesad, Beberkan Capaian Air Bersih dan Jembatan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Emak-emak Demo ke DPR, Desak Gibran Dimakzulkan

Emak-emak Demo ke DPR, Desak Gibran Dimakzulkan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Fenomena Gamer Rage: Saat Caci Maki dan Perundungan di Gim Dianggap Wajar

Fenomena Gamer Rage: Saat Caci Maki dan Perundungan di Gim Dianggap Wajar

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Serial Crazy Rich Asians Resmi Digarap, Michelle Yeoh Bakal Comeback

Serial Crazy Rich Asians Resmi Digarap, Michelle Yeoh Bakal Comeback

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:50 WIB

RI Jadi Produsen Kelapa Terbesar Kedua, Tapi Petani Masih Terjebak Masalah Klasik

RI Jadi Produsen Kelapa Terbesar Kedua, Tapi Petani Masih Terjebak Masalah Klasik

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Rumah Dinas TNI Jadi Sarang Judol, Jenderal Maruli: Ini Sangat Memalukan

Rumah Dinas TNI Jadi Sarang Judol, Jenderal Maruli: Ini Sangat Memalukan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Telkom Ungkap Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Soal Putusan MK Gibran, NasDem Mulai Jaring Aspirasi DPW Se-Indonesia

Soal Putusan MK Gibran, NasDem Mulai Jaring Aspirasi DPW Se-Indonesia

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:41 WIB

×