Bali Ekspor Perhiasan 4,87 Juta Dolar

Ririn Indriani

Sabtu, 09 April 2016 | 08:50 WIB
Bali Ekspor Perhiasan 4,87 Juta Dolar
Ilustrasi perhiasan.

Suara.com - Bali meraup devisa sebesar 4,87 juta dolar AS dari ekspor berbagai jenis perhiasan (permata) selama Februari 2016, menurun 9,82 persen dibanding Januari 2016 yang mencapai 5,40 juta dolar AS.

"Namun perolehan devisa sebesar 4,87 juta dolar AS itu jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya meningkat 17,98 persen, karena Februari 2015 hanya mengapalkan perhiasan senilai 4,13 juta dolar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Ir Adi Nugroho di Denpasar, Sabtu (9/4/2016).

Ia mengatakan, hasil kerajinan perhiasan itu mampu memberikan andil sebesar 12,09 persen dari total perolehan ekspor non migas Bali pada bulan Februari sebesar 40,33 juta dolar AS, meningkat 11,44 persen dibandingkan bulan Januari 2016 hanya 36,19 juta dolar AS.

Permata dalam berbagai jenis perhiasan untuk perempuan hasil sentuhan tangan-tangan terampil prajin Bali paling banyak diserap pasaran Singapura 28,06 persen, menyusul Amerika Serikat 27,29 persen, Jepang 0,33 persen, Spanyol satu persen, Australia 1,95 persen, Perancis 0,97 persen dan Hong Kong 8,92 persen.

Selain itu juga menembus pasaran Italia 6,19 persen, Jerman 3,15 persen dan 22,15 persen sisanya menembus berbagai negara lainnya.

Adi Nugroho menambahkan, hasil perhiasan dibuat dalam berbagai bentuk rancang bangun (disain) yang ditekuni perajin Desa Celuk, Batubulan, Kabupaten Gianyar, selain menembus pasaran luar negeri juga sangat diminati wisatawan mancanegara dalam liburannya ke Pulau Dewata.

Hasil produksi sentuhan tangan-tangan terampil perajin Bali itu berupa aneka jenis perhiasan untuk wanita dari semua umur, berupa cincin, kalung, perhiasan telinga dan anggota tubuh lainnya, ujar Adi Nugroho.

Dalam meningkatkan mutu hasil kerajinan perhiasan, khususnya berbahan baku perak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar bekerja sama dengan Direktorat Industri Kecil Menengah (IKM) Wilayah II yang bernaung di bawah Kementerian Perindustrian memberikan bantuan alat tes kadar perak kepada perajin perak Desa Celuk, Sukawati, Gianyar.

Di Desa Celuk Kabupaten Gianyar terdapat sekitar sekitar 497 perajin perak, melalui bantuan alat canggih dan otomatis itu diharapkan mampu mencegah manipulasi terhadap kadar perak.

Kecanggihan alat pendeteksian yakni secara otomatis menampilkan angka dalam satuan karat, ketika dimasukkan benda berupa perak sehingga diketahui kadarnya secara pasti.

Sebelum menerima bantuan alat pendeteksian tersebut, Disperindag Kabupaten Gianyar pada Oktober 2015 juga telah memberikan pelatihan kepada puluhan perajin perak Desa Celuk tentang tata cara "casting", yaitu membuat perak dengan cara dicetak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Incar Timur Tengah untuk Genjot Ekspor

Indonesia Incar Timur Tengah untuk Genjot Ekspor

Bisnis | Minggu, 27 Maret 2016 | 12:18 WIB

Mom, Sudah Dengar Tren Bikin Perhiasan dari Air Susu Ibu?

Mom, Sudah Dengar Tren Bikin Perhiasan dari Air Susu Ibu?

Lifestyle | Kamis, 03 Maret 2016 | 18:25 WIB

Mom, Sudah Dengar Tren Bikin Perhiasan dari Air Susu Ibu?

Mom, Sudah Dengar Tren Bikin Perhiasan dari Air Susu Ibu?

Lifestyle | Kamis, 03 Maret 2016 | 18:25 WIB

Tisu Indonesia Masih Diboikot Singapura

Tisu Indonesia Masih Diboikot Singapura

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2016 | 00:04 WIB

Tampil Cantik Dengan Perhiasan dari Taman Sendiri

Tampil Cantik Dengan Perhiasan dari Taman Sendiri

Lifestyle | Kamis, 25 Februari 2016 | 10:11 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×