Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Inilah 4 Cara Menabung agar Terasa Lebih Ringan

Angelina Donna

Rabu, 27 April 2016 | 10:27 WIB
Inilah 4 Cara Menabung agar Terasa Lebih Ringan
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Menabung adalah suatu yang sulit untuk dilakukan terlebih lagi bagi kita yang berpenghasilan pas-pasan. Besar kecilnya pendapatan (gaji) yang diterima pun bahkan terasa selalu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal tersebut bisa terjadi karena pola gaya hidup yang boros dan konsumtif serta selalu merasa tidak puas atas segala keinginan. Padahal asal kita bisa menahan diri untuk tidak berperilaku konsumtif, kita dapat menyisihkan uang untuk ditabungkan.

Dengan sedikit pengorbanan yang kita lakukan hari ini, seperti mengurangi keinginan berbelanja dan nongkrong di kafe, tanpa sadar kegiatan menabung yang kita dilakukan ini sangat bermanfaat dengan nilai yang cukup lumayan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan di masa depan.

Nah, di bawah ini ada beberapa tips yang membuat kita tidak berat untuk mulai menabung, tapi cukup efektif. Simak ulasannya.

1.Menyisihkan uang Rp5.000 setiap hari
Apabila kita masih merasa berat untuk mulai menabung karena seolah-olah uang kita akan berkurang setelah menabung, menyisihkan uang Rp5-10 ribu per hari bisa jadi solusinya.
Uang yang hanya setara harga minuman kemasan ini jika dikumpulkan dalam satu bulan bisa mencapai Rp150-300 ribu. Dan tanpa disadari, dalam satu tahun uang kita bisa terkumpul Rp1,8-3,6 juta.
Tentunya jumlah tersebut cukup lumayan dan dapat lebih berguna bila kita bandingkan dengan menggunakan uang tersebut hanya untuk jajan.  

2. Membuat tabungan rencana (auto-debet)

Saat ini telah banyak fasilitas auto-debet yang dapat kita gunakan dalam mendisiplinkan diri untuk menabung secara rutin. Fasilitas auto-debet ini adalah fasilitas yang tersedia di bank untuk melakukan pendebetan atau pemotongan langsung dari rekening nasabah sesuai dengan izin nasabah yang akan disimpan dalam tabungan terencana misalnya saja dalam jangka waktu 3 tahun.

Selain itu, saat ini juga telah tersedia fasilitas untuk auto-debet reksa dana. Dengan auto-debet reksa dana ini kita dapat menabung sekaligus berinvestasi sehingga potensi keuntungan (return) bisa lebih besar bila dibandingkan dengan bunga bank biasa.

Fasilitas auto-debet reksa dana ini tersedia pada perusahaan Manajer Investasi produk reksa dana yang bersangkutan atau agen-agen penjual reksa dana seperti Marketplace Investasi Bareksa.com

3. Menyiasati segala bentuk pengeluaran

Biasanya bagi kalangan anak muda, kegiatan minum kopi di kafe sudah menjadi gaya hidup. Bila hal ini sering dilakukan tentunya akan menguras kantong kita lebih dalam.

Bila secangkir kopi dihargai dengan Rp50 ribu dan kita melakukannya seminggu sekali, kita bisa menghabiskan uang sekitar Rp2,4 juta per tahun hanya untuk minum kopi.

Oleh karena itu, kita bisa menyiasati kegiatan minum kopi di kafe ini dengan minum kopi di rumah sambil menonton TV atau duduk di teras depan rumah. Dengan begitu, budget kebiasaan minum kopi di kafe ini, bisa kita alokasikan untuk menabung dan berinvestasi

4. Mengurangi belanja yang tidak diperlukan

Untuk kegiatan belanja ini, biasanya kaum hawa sulit menahan diri terutama bila sedang berjalan-jalan ke pusat perbelanjaan. Para perempuan mudah tergoda untuk membeli baju apalagi saat ada diskon, padahal baju yang ada di dalam lemari masih banyak dan layak untuk dipakai.

Dengan mengurangi hasrat belanja barang yang tidak dibutuhkan ini, kita memiliki ruang untuk menabung yang nantinya dapat digunakan untuk keperluan yang lebih bermanfaat.
Itulah beberapa cara agar kita dapat menghindari dari pola hidup yang konsumtif dan gemar untuk menyisihkan uang untuk menabung.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB