BUMN Diminta Terlibat Stabilkan Harga Ayam

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 14 Mei 2016 | 07:13 WIB
BUMN Diminta Terlibat Stabilkan Harga Ayam
Ilustrasi daging ayam. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meminta adanya keterlibatan BUMN di hulu industri unggas. Itu dilakukan agar harga daging ayam ras di tingkat pedagang tetap stabil.

"Kita harus masuk ke hulu industri perunggasan ini dan mulai merancang kebijakan dari sekarang. Jika terus begini, persaingan tidak jalan dan kita tidak bisa mulai dengan pasar yang terlalu pincang," kata Darmin seusai memimpin rapat koordinasi di Jakarta, Jumat (13/5/2017).

Dalam rapat koordinasi terbatas membahas penyehatan struktur industri peternakan ayam ini ikut hadir Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M. Syarkawi Rauf.

Menurut data, pada periode 2013-2014 telah terjadi kelebihan produksi daging ayam. Karena impor diluar kuota yang ditetapkan, akibat kurang akuratnya estimasi penghitungan permintaan.

Selain itu, persaingan distribusi di pasaran menjadi pincang karena perusahaan integrasi besar ikut memasok daging ayam ke pasar tradisional.

Saat ini, sekitar 95 persen usaha peternakan ayam ras pedaging (broiler) dikuasai perusahaan integrasi dan hanya lima persen untuk peternak mandiri. Sedangkan peternak ayam ras petelur (layer) 100 persen oleh peternak mandiri.

Sementara itu, dari hasil pantauan KPPU pada Januari-Februari 2016, terjadi disparitas harga yang tinggi untuk komoditas daging ayam.

Daging ayam di tingkat peternak mencapai Rp10.000 per kilogram. Namun, harga daging ayam di pasaran berkisar Rp38.000-Rp40.000 per kilogram dari harga yang ideal Rp18.000 per kilogram.

Oleh karena itu, intervensi BUMN dibutuhkan sebagai penyeimbang perusahaan besar yang mendominasi bisnis daging ayam dan menjaga harga agar tidak terlalu tinggi.

Lebih lanjut, Darmin juga menginstruksikan agar dilakukan harmonisasi dan sinkronisasi draf Permentan serta draf Permendag tentang Penataan Keseimbangan Pasar Perunggasan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasdem Ingatkan Pemerintah Terkait Turunnya Harga Komoditas

Nasdem Ingatkan Pemerintah Terkait Turunnya Harga Komoditas

Bisnis | Sabtu, 09 April 2016 | 10:48 WIB

Ini Alasan Daging Ayam Harus Disimpan di Freezer

Ini Alasan Daging Ayam Harus Disimpan di Freezer

Lifestyle | Minggu, 14 Februari 2016 | 09:25 WIB

Ini Bahaya Konsumsi Daging yang Disuntik Antibiotik

Ini Bahaya Konsumsi Daging yang Disuntik Antibiotik

Lifestyle | Jum'at, 22 Januari 2016 | 12:47 WIB

Isu Daging Ayam Tak Sehat Bikin Resah Pemasok

Isu Daging Ayam Tak Sehat Bikin Resah Pemasok

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 20:45 WIB

Harga Cabai di Bengkulu Sampai Rp50 Ribu Perkilogram

Harga Cabai di Bengkulu Sampai Rp50 Ribu Perkilogram

News | Minggu, 13 Desember 2015 | 19:32 WIB

Kena El Nino, Pemerintah Hitung Ulang Stok Pangan 2016

Kena El Nino, Pemerintah Hitung Ulang Stok Pangan 2016

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 16:18 WIB

Ini Penyebab Deflasi Bulan Oktober Versi BPS

Ini Penyebab Deflasi Bulan Oktober Versi BPS

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 13:20 WIB

Mentan Tambah Toko Tani Agar Harga Tomat Tak Jatuh

Mentan Tambah Toko Tani Agar Harga Tomat Tak Jatuh

News | Kamis, 24 September 2015 | 10:43 WIB

Harga Cabai di Sini Rp110 Ribu Perkilogram

Harga Cabai di Sini Rp110 Ribu Perkilogram

News | Selasa, 22 September 2015 | 16:19 WIB

Usulan Buat Pemerintah Soal Cara Redam Harga Daging Ayam

Usulan Buat Pemerintah Soal Cara Redam Harga Daging Ayam

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 10:23 WIB

Terkini

Rekor Mandalika Pecah, Raul Fernandez Kuasai Practice MotoGP

Rekor Mandalika Pecah, Raul Fernandez Kuasai Practice MotoGP

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Blibli Buka PO iPhone 18 Pro di 5 Kawasan Perkantoran Jakarta

Blibli Buka PO iPhone 18 Pro di 5 Kawasan Perkantoran Jakarta

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:39 WIB

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×