Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Isu Daging Ayam Tak Sehat Bikin Resah Pemasok

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 12 Januari 2016 | 20:45 WIB
Isu Daging Ayam Tak Sehat Bikin Resah Pemasok
Ilustrasi daging ayam. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Isu daging ayam yang dijual ke pasar modern tidak layak konsumsi membuat resah pemasok daging ayam.

"Ini membuat kami resah dan gelisah. Kami harus jelaskan, jika kami ingin memasuki ritel kami harus memiliki izin NKV," ujar Ketua Peternak Ayam Berkat Usaha Bersama Yulius Wahyu di McDonald Sarinah, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016).

Yulius menegaskan bahwa pemasok daging ayam sudah mengantongi izin Nomor Kontrol Veteriner yang dikeluarkan instansi resmi.

Izin NKV merupakan bukti bahwa pasokan daging sudah memenuhi standar sanitasi dan higienis.

"Aman dari segi ayamnya. Ayamnya sehat, ayamnya utuh dan tidak dicampur dengan daging apapun. Ayam ini harus memenuhi syarat. NKV yang dikeluarkan dinas terkait dan daging ayam kami sudah halal, karena sudah melalui pemotongan syariat Islam," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Corporate Communication General Manager PT. Trans Retail Indonesia Satria Hamid. Satria keberatan adanya tudingan Ketua Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia Ade Zulkarnaen. Satria menjamin seluruh pasokan daging ayam sudah memenuhi standar.

"Kami sangat keberatan dengan pernyataan ketua Himpuli. Kami menjamin spesifikasi produk di toko kita aman dan layak di konsumsi," katanya.

Satrio menambahkan sudah memperketat keamanan seluruh pasokan daging ke pasar modern. Para pemasok daging harus memiliki sertifikat halal dan izin Nomor Kontrol Veterina.

Satrio mengatakan Carrefour juga telah mengecek spesifikasi, seperti rantai pendingin di toko, sesuai dengan suhu sehingga konsumen merasa puas.

"Kalau konsumen datang ke toko kami menjamin isi grammasinya sesuai. Sistem yang kami gunakan sangat ketat, pemasok secara retailer tak hanya aman pangan tapi sesuai dengan apa yang kita informasikan kepada masyarakat,'' katanya. (Meg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasar Modern, Mesvhara Kanjaya: Kami Miliki Standar Tinggi

Pasar Modern, Mesvhara Kanjaya: Kami Miliki Standar Tinggi

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 19:42 WIB

Aprindo Klaim Daging Ayam di Retail Modern Layak di Konsumsi

Aprindo Klaim Daging Ayam di Retail Modern Layak di Konsumsi

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 17:37 WIB

Kemasan Produk Koperasi & UKM di Indonesia Masih Lemah

Kemasan Produk Koperasi & UKM di Indonesia Masih Lemah

Bisnis | Kamis, 05 November 2015 | 17:59 WIB

Usulan Buat Pemerintah Soal Cara Redam Harga Daging Ayam

Usulan Buat Pemerintah Soal Cara Redam Harga Daging Ayam

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 10:23 WIB

Terkini

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:58 WIB

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:52 WIB

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

CBR Dinilai Mampu Ciptakan Lapangan Kerja, Ini Ajakan Menteri UMKM ke Korporasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:40 WIB

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Konsumsi Rumah Tangga Masih Solid

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:24 WIB

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

×