Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emas Melonjak Usai Inggris Keluar dari Uni Eropa

Tomi Tresnady

Sabtu, 25 Juni 2016 | 06:48 WIB
Emas Melonjak Usai Inggris Keluar dari Uni Eropa
Ilustrasi investasi emas. [shutterstock]

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir melonjak pada Jumat (24/6/2016) atau Sabtu pagi WIB, setelah Inggris memilih untuk keluar dari blok 28 negara Uni Eropa.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik tajam 59,30 dolar AS, atau 4,69 persen, menjadi menetap di 1.322,40 dolar AS per ounce.

Emas melonjak ke tertinggi sejak 11 Juli 2014, ketika emas ditutup pada 1.337,40 dolar AS per ounce, data-data yang dikumpulkan oleh Xinhua menunjukkan pada Jumat.

Para investor AS menampilkan ketakutan, memicu penyerbuan terhadap logam mulia yang dianggap sebagai aset "safe haven" setelah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa.

Referendum yang telah dijuluki "Brexit" oleh investor dan sebagian besar dipandang sebagai langkah yang sangat tidak stabil.

Analis mencatat bahwa potensi untuk Brexit telah menyebabkan volatilitas di pasar, mendorong investor beralih ke emas untuk mencari perlindungan dari pilihan Brexit.

Kejatuhan meluas dalam ekuitas juga memberikan dukungan besar terhadap logam mulia ketika Dow Jones Industrial Average AS turun tajam pada Jumat.

Analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman, sementara sebaliknya ketika ekuitas AS membukukan keuntungan maka logam mulia biasanya turun.

Di sisi ekonomi AS, pesanan baru untuk barang tahan lama manufaktur untuk Mei menurun 5,3 miliar dolar AS, atau 2,2 persen, menjadi 230,7 miliar dolar AS, Departemen Perdagangan mengatakan Jumat.

Sementara itu, indeks sentimen konsumen Thomson Reuters/University of Michigan pada Jumat menunjukkan bahwa angka akhir sentimen konsumen untuk Juni turun menjadi 93,5 dari 94,7 pada Mei.

Pada Kamis, emas berjangka jatuh untuk hari kelima perdagangan berturut-turut, karena investor berspekulasi Inggris akan tetap di Uni Eropa setelah referendum.

Para analis yakin bahwa pasar akan didominasi oleh pilihan Brexit dalam beberapa hari mendatang, dan ketakutan akan meningkatkan dukungan tambahan untuk logam mulia.

Analis mencatat bahwa krisis keuangan AS terakhir pada 2008 telah menyebar selama beberapa hari, dan jika kondisi memburuk, logam mulia akan sangat mungkin meningkat nilainya karena sifat "safe haven".

Perak untuk pengiriman Juli naik 43,60 sen, atau 2,51 persen, menjadi ditutup pada 17,789 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli menambahkan 20,80 dolar AS, atau 2,15 persen, menjadi ditutup pada 987,10 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emas Melemah Usai Ketakutan "Brexit" Berkurang

Emas Melemah Usai Ketakutan "Brexit" Berkurang

Bisnis | Jum'at, 24 Juni 2016 | 07:15 WIB

Harga Emas Naik Selama Enam Hari Berturut-turut

Harga Emas Naik Selama Enam Hari Berturut-turut

Bisnis | Kamis, 16 Juni 2016 | 07:01 WIB

Harga Emas Naik di Tengah Ketakutan Brexit

Harga Emas Naik di Tengah Ketakutan Brexit

Bisnis | Rabu, 15 Juni 2016 | 08:22 WIB

Polisi Kejar Perampok Toko Emas di Padang

Polisi Kejar Perampok Toko Emas di Padang

News | Senin, 06 Juni 2016 | 06:41 WIB

Saham Indonesia Semakin Lesu

Saham Indonesia Semakin Lesu

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2016 | 07:14 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×