Kekhawatiran Brexit Berkurang, Bursa Saham AS dan Eropa Menguat

Adhitya Himawan

Jum'at, 01 Juli 2016 | 10:23 WIB
Kekhawatiran Brexit Berkurang, Bursa Saham AS dan Eropa Menguat
Bursa New York Stock Exchane di New York, Amerika Serikat. [Antara/Reuters]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis (30/6/2016) ditutup naik sebesar 36 poin atau 0,73 persen ke level 5.016 setelah bergerak di antara 4.996-5.033. Sebanyak 181 saham naik, 117 saham turun, 85 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 8.498 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp 1,979 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, Jumat (1/7/2016).

Pasar Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Kamis (30/6/2016) karena pembuat kebijakan mengisyaratkan langkah lebih lanjut untuk menanggulangi dampak keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa (Brexit). Indeks Standard & Poor’s 500 mengakhiri kuartal II dengan menguat 1,4 persen ke level 2.098,86 pada penutupan perdagangan. Indeks tercatat telah menguat 1,95 sepanjang kuartal ini. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 235,31 poin atau 1,3 persen ke 17.929,99.

"Total volume perdagangan pada bursa AS mencapai sekitar 8,8 miliar saham, 22 persen di atas rata-rata tiga bulan terakhir," ujar Kiswoyo.

Pasar saham Eropa ditutup menguat karena berkurangnya kekhawatiran investor atas dampak jangka panjang dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 1 persen ke posisi 329,88 pada perdagangan Kamis (30/6/2016). Indeks sebelumnya turun 0,9 persen pada awal perdagangan.

"Kemudian berbalik menguat setelah Gubernur Bank of England Mark Carney mengatakan Inggris akan melonggarkan kebijakan dalam beberapa bulan ke depan," tambah Kiswoyo.

Didalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan laju inflasi Juni 2016 hari ini, Jumat (1/7/2016). Sejumlah ekonom memperkirakan, laju inflasi Juni tahun ini tergolong rendah. Tekanan harga makanan Juni 2016 yang bertepatan dengan musim puasa, tidak sekencang tekanan harga pada musiman puasa biasanya, harga beras cenderung stabil. Sementara harga cabai dan bawang turun. Upaya pemerintah kelihatannya cukup berhasil menjaga harga pangan, puncak inflasi tahun ini terbagi menjadi dua, yaitu di bulan Juni dan Juli dengan besaran yang seimbang.

"Tiga faktor yang menyebabkan laju inflasi Juni rendah. Pertama, adanya operasi pasar yang dilakukan pemerintah untuk menjaga pasokan bahan pangan di pasar. Kedua, penurunan per-mintaan masyarakat. Ketiga, penguatan rupiah sehingga harga barang-barang impor juga menurun," tutup Kiswoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KASIHAN Thomas Tuchel Kabarnya Dipaksa Keluar Inggris Setelah Dipecat Chelsea

KASIHAN Thomas Tuchel Kabarnya Dipaksa Keluar Inggris Setelah Dipecat Chelsea

Bola | Jum'at, 23 September 2022 | 17:07 WIB

Terkini

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:22 WIB

MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan

MBG Prasmanan Dimulai, SD Islam Asy-Syakirin Pekanbaru Jadi Percontohan

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 15:21 WIB

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Dituding Larang Suporter Pasang Spanduk Karhutla, Oki Rengga Ungkap Deal-dealan yang Ditawarkan

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:17 WIB

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 15:15 WIB

5 Rekomendasi HP Android dengan Hasil Video Mirip iPhone, Stabil dan Jernih Harga Under Rp7 Juta

5 Rekomendasi HP Android dengan Hasil Video Mirip iPhone, Stabil dan Jernih Harga Under Rp7 Juta

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 15:15 WIB

Link Daftar Formasi CPNS Guru Agama Sekolah Rakyat 2026, Cek Rincian 331 Kebutuhannya

Link Daftar Formasi CPNS Guru Agama Sekolah Rakyat 2026, Cek Rincian 331 Kebutuhannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 15:14 WIB

Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui

Sumbar | Jum'at, 06 November 2026 | 15:14 WIB

Komnas Perempuan Sebut Banjir hingga Karhutla di Indonesia sebagai Ekosida, Apa Artinya?

Komnas Perempuan Sebut Banjir hingga Karhutla di Indonesia sebagai Ekosida, Apa Artinya?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:09 WIB

Persib dan Borneo FC Menggila di Asia, Media Vietnam Mulai Ketar-ketir

Persib dan Borneo FC Menggila di Asia, Media Vietnam Mulai Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 15:09 WIB

Toyota Recall 176 Ribu Kendaraan di China Imbas Masalah Teknis

Toyota Recall 176 Ribu Kendaraan di China Imbas Masalah Teknis

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 15:05 WIB

×