Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Banyuwangi Akan Bangun 1.000 Homestay

Ririn Indriani

Sabtu, 09 Juli 2016 | 16:11 WIB
Banyuwangi Akan Bangun 1.000 Homestay
Salah satu wisata andalan di Banyuwangi, Pulau Merah 'surga' baru bagi peselancar.

Suara.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi dengan pemerintah desa menandatangani kesepakatan (memorandum of understanding), yang berisi pencanangan pembangunan 1.000 homestay (penginapan) untuk mendukung sektor pariwisata Banyuwangi.

Penandatanganan dilakukan  dalam acara Diaspora Banyuwangi, Jumat (8/7/2016).

Perjanjian kerja sama ini disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya dan Bupati Banyuwangi, Azwar Anas. Selain itu, hadir pula Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, Kapolres Banyuwangi, AKBP Budi Mulyanto, Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Robi Bulan, Kepala Pengadilan Banyuwangi, Timur Pradopo dan Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi, AA Adnyana.

“Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong pembangunan homestay di daerah-daerah wisata untuk memberi alternatif tempat menginap bagi wisatawan. Kami bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) dan BTN (Bank Tabungan Negara) untuk mewujudkan 1.000 homestay di Banyuwangi,” ujar menpar, saat memberikan sambutan dalam acara halal bihalal Diaspora Banyuwangi, Banyuwangi, Jumat (8/7/2016).

Ada 17 desa/kelurahan yang ditunjuk sebagai area pengembangan homestay di Banyuwangi. Desa yang ditunjuk tersebut merupakan desa-desa yang memiliki potensi wisata dan kearifan lokal.

Desa tersebut antara lain di Kelurahan Temenggungan (Kecamatan Banyuwangi), Gombengsari (Kalipuro), Desa Bakungan dan Kampunganyar (Glagah), Banjar dan Tamansari (Licin), Kandangan (Pesanggaran), Sumberasri (Purwoharjo), dan Kalipait (Tegaldlimo).

Ke-17 kepala desa dan lurah dari desa-desa tersebut langsung menandatangani perjanjian kesanggupan untuk mengembangkan homestay yang berwawasan lingkungan.  

"Desainnya harus mencerminkan kearifan lokal dan bangunan yang khas Indonesia,”  kata Arief, yang meneruskan pesan Presiden Joko Widodo itu.

Soal skema pembiayaan, menteri yang merupakan mantan Dirut Telkom itu menjamin semuanya akan mudah dan murah. Ada sejumlah BTN yang ikut digandeng untuk membiayai program tersebut. Warga desa yang membangun homestay akan dibantu dengan cicilan dan bunga yang sangat ringan.

“Biayanya akan murah sekali. Skemanya, cukup membayar uang muka 1 persen dengan bunga tetap 5 persen. Tenornya hingga 20 tahun,” kata menteri, yang merupakan putra asli Banyuwangi itu.

Membantu Perekonomian Rakyat
Di kesempatan yang sama, Anas menyatakan optimistis dengan rencana ini, karena diyakini akan membantu perekonomian rakyat.

”Banyuwangi sangat mendukung program Kemenpar, yang berbasis masyarakat ini. Pengembangan wisatanya langsung melibatkan dan memberi manfaat bagi masyarakat. Ini pasti bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar obyek wisata. Ke depan, arsitektur bangunan homestay akan dibuat dengan arsitektur bergaya Suku Using,” kata Anas.

Saat ini, warga Banyuwangi sudah mulai merasakan imbas positif dari geliat pariwisata. Pendapatan per kapita masyarakat Banyuwangi sudah melonjak sangat tinggi, dari Rp 20,8 juta pada 2010, melambung menjadi Rp 37,53 juta pada 2015.

Gairah peningkatan pariwisata juga ditunjukkan lewat lonjakan jumlah penumpang di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi yang mencapai 1.308 persen. Sebanyak 7.826 penumpang diangkut pada 2011 dan menjadi 110.234 penumpang  pada 2015.

“Dengan mengembangkan homestay, warga bisa menyewakannya ke wisatawan, sehingga bisa menambah pendapatan. Dengan besaran perekonomian yang terus membesar, dampak ke pendapatan per kapita masyarakat otomatis terdongkrak,” ujarnya.  

Pembangunan 1.000 homestay di Banyuwangi pun diyakini Anas akan berjalan mulus, karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi sudah memberdayakan warga untuk mengembangkan homestay secara bertahap. Warga yang mengembangkan homestay dilatih dengan melibatkan instruktur dari sejumlah hotel berbintang di Banyuwangi dan Bali.

"Warga sudah dilatih untuk menjalankan manajemen penginapan yang bagus, termasuk yang terakhir, ada pelatihan penyajian makanan khas Barat, seperti burger, agar bisa memenuhi permintaan wisatawan asing yang menginap," pungkasnya.


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenpar Sasar Calon Pengantin Korsel

Kemenpar Sasar Calon Pengantin Korsel

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 17:02 WIB

Terkini

Purbaya Rayu Toyota Pindahkan Pabrik dari Thailand ke Indonesia, Siap Kasih Semua Insentif

Purbaya Rayu Toyota Pindahkan Pabrik dari Thailand ke Indonesia, Siap Kasih Semua Insentif

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:33 WIB

3 Skin Tint dengan Hasil Akhir Natural untuk Sehari-hari, Hasil Mirip Kulit Asli

3 Skin Tint dengan Hasil Akhir Natural untuk Sehari-hari, Hasil Mirip Kulit Asli

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Lepas BBCA, PTRO Diburu

Investor Asing Ramai-ramai Lepas BBCA, PTRO Diburu

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Kenapa One Dollar Lawyer Disebut Drama Hukum Paling Beda? Ini Alasannya!

Kenapa One Dollar Lawyer Disebut Drama Hukum Paling Beda? Ini Alasannya!

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Cari HP untuk Ojol? Ini 5 Pilihan Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Cari HP untuk Ojol? Ini 5 Pilihan Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Merdeka Bukan Sekadar Bebas: Menyelami Makna Kemerdekaan Lewat Novel Karya Putu Wijaya

Merdeka Bukan Sekadar Bebas: Menyelami Makna Kemerdekaan Lewat Novel Karya Putu Wijaya

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Wacana Hapus Wakil Kepala Daerah Menguat, PAN: Sudah Tepat Dievaluasi

Wacana Hapus Wakil Kepala Daerah Menguat, PAN: Sudah Tepat Dievaluasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Langkah Terakhir Sang Penakluk Puncak: Maliya Finda Pulang ke Pelukan Bumi Kelahiran

Langkah Terakhir Sang Penakluk Puncak: Maliya Finda Pulang ke Pelukan Bumi Kelahiran

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung

Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:26 WIB

4 Cushion Transferproof  yang Tidak Menempel di Masker dan Hijab, Lengkap dengan Review

4 Cushion Transferproof yang Tidak Menempel di Masker dan Hijab, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:26 WIB

×