Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Gubernur BI Prediksi Investasi DIRE akan Marak di 2017

Adhitya Himawan | Suara.com

Senin, 18 Juli 2016 | 15:38 WIB
Gubernur BI Prediksi Investasi DIRE akan Marak di 2017
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memperkirakan investasi ke instrumen dana investasi real estat (DIRE) akan marak di Indonesia pada 2017.

"Sekarang yang penting ikut amnesti pajak dahulu, nanti setelah masuk mereka akan berpikir investasi ke mana, DIRE merupakan pilihan yang baik," kata Agus Martowardojo.

Gubernur BI mengatakan hal itu usai mengikuti pengarahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada sejumlah kepala daerah di Istana Negara Jakarta, Senin (18/7/2016).

Agus menilai pengarahan yang juga dihadiri oleh pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejumlah menteri itu merupakan koordinasi langsung dengan pemerintah daerah.

"Kami sambut baik pertemuan ini karena Presiden berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah dan menjelaskan secara langsung bahwa secara nasional Indonesia akan meluncurkan instrumen ini," katanya.

Ia menyebutkan upaya mendorong perkembangan instrumen DIRE sebelumnya sudah ada di Paket Kebijakan Ekonomi V, kemudian dipertajam di Paket Kebijakan Ekonomi XI.

"Jadi, pemerintah membuat investasi akan jelas, tidak ada pungutan, tidak ada pajak penghasilan, dan ada fasilitas bea perolehan hak atas tanah dan bangunan atau BPHTB," kata mantan Menteri Keuangan itu.

Ia menyebutkan tidak semua properti akan disekuritisasi untuk kemudian menjadi dasar penerbitan DIRE karena hanya properti yang besar yang akan disekuritisasi.

Agus menyebutkan saat ini banyak sekali dana di tengah masyarakat apalagi dengan adanya amnesti pajak sehingga pemerintah perlu menyiapkan instrumen investasi alternatif.

"Jadi, saya lihat koordinasi hari ini bagus dan dalam waktu dekat akan direspons oleh menteri atau pemerintah daerah. Ini merupakan kepastian untuk berinvestasi di instrumen itu," katanya.

Ia yakin DIRE yang akan dikeluarkan di Indonesia akan kompetitif dengan negara lain.

"Satu yang merupakan kelebihan, DIRE ini juga cocok untuk investor kecil," katanya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan instrumen investasi karena selama ini mereka lebih suka menaruh dananya di luar negeri.

"Investor tidak mau di sini karena ada beban biaya bea perolehan hak atas tanah dan bangunan sebesar 5 persen. Di Singapur hanya 3 persen, kita mau bikin 1 persen," kata Gubernur DKI yang biasa disapa Ahok.

DIRE merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan pada aset real estat (properti).

Reksa dana jenis DIRE akan digunakan untuk membeli tanah, bangunan, gedung, perkantoran, hotel, apartemen, rumah sakit, saham dan obligasi perusahaan pengembang. Dana tersebut dikelola secara profesional oleh manajer investasi untuk dikelola ke dalam properti. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Sindir Banyak Developer Bangun Properti di Luar Negeri

Jokowi Sindir Banyak Developer Bangun Properti di Luar Negeri

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 14:51 WIB

Darmin Optimis DIRE Percepat Pembangunan Properti di Indonesia

Darmin Optimis DIRE Percepat Pembangunan Properti di Indonesia

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 13:00 WIB

Jokowi Beri Pengarahan Kepala Daerah Terkait DIRE

Jokowi Beri Pengarahan Kepala Daerah Terkait DIRE

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 12:56 WIB

DKI Antusias Terapkan BPHTB Dibawah 5% Dana Investasi Real Estate

DKI Antusias Terapkan BPHTB Dibawah 5% Dana Investasi Real Estate

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 15:03 WIB

Beban Pajak Tinggi Bikin DIRE Sulit Berkembang

Beban Pajak Tinggi Bikin DIRE Sulit Berkembang

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 13:05 WIB

Potensi DIRE 5 Tahun ke Depan Capai Rp90 Triliun

Potensi DIRE 5 Tahun ke Depan Capai Rp90 Triliun

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 12:56 WIB

Investasi Real Estate Lebih Menguntungkan, Ini Alasannya

Investasi Real Estate Lebih Menguntungkan, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 18 April 2016 | 12:33 WIB

Grup Hotel Dari Taiwan Incar Investasi Hotel di Bali dan Lombok

Grup Hotel Dari Taiwan Incar Investasi Hotel di Bali dan Lombok

Bisnis | Jum'at, 08 April 2016 | 10:29 WIB

Tiga Daerah Ini Menjanjikan Buat Investasi Properti

Tiga Daerah Ini Menjanjikan Buat Investasi Properti

Bisnis | Kamis, 31 Maret 2016 | 17:49 WIB

Ini Jurus DIRE dari Pemerintah untuk Dongkrak Real Estate

Ini Jurus DIRE dari Pemerintah untuk Dongkrak Real Estate

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2016 | 16:13 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB