Gubernur BI Prediksi Investasi DIRE akan Marak di 2017

Adhitya Himawan

Senin, 18 Juli 2016 | 15:38 WIB
Gubernur BI Prediksi Investasi DIRE akan Marak di 2017
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo memperkirakan investasi ke instrumen dana investasi real estat (DIRE) akan marak di Indonesia pada 2017.

"Sekarang yang penting ikut amnesti pajak dahulu, nanti setelah masuk mereka akan berpikir investasi ke mana, DIRE merupakan pilihan yang baik," kata Agus Martowardojo.

Gubernur BI mengatakan hal itu usai mengikuti pengarahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada sejumlah kepala daerah di Istana Negara Jakarta, Senin (18/7/2016).

Agus menilai pengarahan yang juga dihadiri oleh pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejumlah menteri itu merupakan koordinasi langsung dengan pemerintah daerah.

"Kami sambut baik pertemuan ini karena Presiden berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah dan menjelaskan secara langsung bahwa secara nasional Indonesia akan meluncurkan instrumen ini," katanya.

Ia menyebutkan upaya mendorong perkembangan instrumen DIRE sebelumnya sudah ada di Paket Kebijakan Ekonomi V, kemudian dipertajam di Paket Kebijakan Ekonomi XI.

"Jadi, pemerintah membuat investasi akan jelas, tidak ada pungutan, tidak ada pajak penghasilan, dan ada fasilitas bea perolehan hak atas tanah dan bangunan atau BPHTB," kata mantan Menteri Keuangan itu.

Ia menyebutkan tidak semua properti akan disekuritisasi untuk kemudian menjadi dasar penerbitan DIRE karena hanya properti yang besar yang akan disekuritisasi.

Agus menyebutkan saat ini banyak sekali dana di tengah masyarakat apalagi dengan adanya amnesti pajak sehingga pemerintah perlu menyiapkan instrumen investasi alternatif.

"Jadi, saya lihat koordinasi hari ini bagus dan dalam waktu dekat akan direspons oleh menteri atau pemerintah daerah. Ini merupakan kepastian untuk berinvestasi di instrumen itu," katanya.

Ia yakin DIRE yang akan dikeluarkan di Indonesia akan kompetitif dengan negara lain.

"Satu yang merupakan kelebihan, DIRE ini juga cocok untuk investor kecil," katanya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan instrumen investasi karena selama ini mereka lebih suka menaruh dananya di luar negeri.

"Investor tidak mau di sini karena ada beban biaya bea perolehan hak atas tanah dan bangunan sebesar 5 persen. Di Singapur hanya 3 persen, kita mau bikin 1 persen," kata Gubernur DKI yang biasa disapa Ahok.

DIRE merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan pada aset real estat (properti).

Reksa dana jenis DIRE akan digunakan untuk membeli tanah, bangunan, gedung, perkantoran, hotel, apartemen, rumah sakit, saham dan obligasi perusahaan pengembang. Dana tersebut dikelola secara profesional oleh manajer investasi untuk dikelola ke dalam properti. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Sindir Banyak Developer Bangun Properti di Luar Negeri

Jokowi Sindir Banyak Developer Bangun Properti di Luar Negeri

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 14:51 WIB

Darmin Optimis DIRE Percepat Pembangunan Properti di Indonesia

Darmin Optimis DIRE Percepat Pembangunan Properti di Indonesia

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 13:00 WIB

Jokowi Beri Pengarahan Kepala Daerah Terkait DIRE

Jokowi Beri Pengarahan Kepala Daerah Terkait DIRE

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 12:56 WIB

DKI Antusias Terapkan BPHTB Dibawah 5% Dana Investasi Real Estate

DKI Antusias Terapkan BPHTB Dibawah 5% Dana Investasi Real Estate

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 15:03 WIB

Beban Pajak Tinggi Bikin DIRE Sulit Berkembang

Beban Pajak Tinggi Bikin DIRE Sulit Berkembang

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 13:05 WIB

Potensi DIRE 5 Tahun ke Depan Capai Rp90 Triliun

Potensi DIRE 5 Tahun ke Depan Capai Rp90 Triliun

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 12:56 WIB

Investasi Real Estate Lebih Menguntungkan, Ini Alasannya

Investasi Real Estate Lebih Menguntungkan, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 18 April 2016 | 12:33 WIB

Grup Hotel Dari Taiwan Incar Investasi Hotel di Bali dan Lombok

Grup Hotel Dari Taiwan Incar Investasi Hotel di Bali dan Lombok

Bisnis | Jum'at, 08 April 2016 | 10:29 WIB

Tiga Daerah Ini Menjanjikan Buat Investasi Properti

Tiga Daerah Ini Menjanjikan Buat Investasi Properti

Bisnis | Kamis, 31 Maret 2016 | 17:49 WIB

Ini Jurus DIRE dari Pemerintah untuk Dongkrak Real Estate

Ini Jurus DIRE dari Pemerintah untuk Dongkrak Real Estate

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2016 | 16:13 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×