BI Siapkan Pembentukan Lembaga Penyelenggara Kliring

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 21 Juli 2016 | 14:23 WIB
BI Siapkan Pembentukan Lembaga Penyelenggara Kliring
Gedung Bank Indonesia di jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Bank Indonesia (BI) mempersiapkan pembentukan lembaga Central Counterparty (CCP) di Indonesia. CCP berfungsi mengurangi risiko sistemik melalui fungsinya sebagai penyelenggara kliring, penjamin transaksi, dan penyelenggara proses manajemen risiko transaksi di pasar keuangan.

Keberadaan CCP diharapkan dapat meminimalkan risiko transaksi di pasar keuangan dengan mencegah kegagalan pelaksanaan/penyelesaian transaksi (default) yang dapat menyebabkan efek domino (sistemik). "Mengingat pentingnya pembentukan CCP, BI melakukan berbagai langkah persiapan, antara lain dengan menggelar seminar pada hari ini, di Jakarta," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan tertulis, Kamis (21/7/2016).

CCP dapat berperan pada transaksi derivatif yang dilakukan secara Over-the-Counter (OTC atau diluar bursa). Dalam melakukan proses kliring dan penjaminan transaksi antar pelaku pasar, CCP menempatkan dirinya antara pembeli dan penjual (contract replacement), yang dinamakan proses novasi. Melalui CCP, pengaturan transaksi OTC Derivative wajib dilakukan melalui Central Counterparty (CCP). Pengambilalihan kontrak oleh CCP tersebut meminimalkan risiko kemungkinan terjadi gagal bayar antar pelaku pasar. Dalam hal ini, CCP berkewajiban menjamin keberlangsungan suatu transaksi yang dilakukan dan diselesaikan melalui mekanisme CCP tersebut

Keberadaan CCP memberikan manfaat yang besar, yaitu mengurangi risiko counterparty melalui proses multilateral netting, meningkatkan dan standardisasi manajemen risiko, mendorong efisiensi operasional, meningkatkan transparansi, dan memudahkan pengaturan dan pengawasan. “Berbagai manfaat tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan stabilitas sistem keuangan di pasar keuangan, dan berpotensi mengurangi segmentasi di pasar keuangan sehingga dapat mendorong pendalaman pasar keuangan”, demikian dinyatakan Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara, dalam sambutannya.

Dalam seminar, hadir pula pembicara dari Reserve Bank of India (RBI atau bank sentral India) dan the Clearing Corporation of India (CCP di India), untuk menjelaskan mengenai roadmap pembentukan CCP di India. Narasumber yang hadir adalah G Padmanabhan (Non-Executive Chairman Bank of India), R. Sridharan (Managing Director The Clearing Corporation of India Ltd), dan Shri Chandan Sinha (Executive Director Reserve Bank of India). Bertindak sebagai moderator adalah Nanang Hendarsyah, Kepala Departemen Pendalaman Pasar Keuangan Bank Indonesia.

Untuk memperoleh pemahaman bersama yang komprehensif serta memperkuat koordinasi kelembagaan, seminar tersebut juga dihadiri perwakilan dari Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), penyelenggara CCP di Indonesia, asosiasi, perbankan, serta stakeholders lainnya. "Seminar ini diharapkan dapat membantu menyamakan visi dalam pembentukan lembaga CCP yang kuat, melalui pengembangan yang komprehensif, terinci dan terencana dengan baik," tutup Tirta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Pandang Stabilitas Keuangan RI Bagus Pascabrexit

OJK Pandang Stabilitas Keuangan RI Bagus Pascabrexit

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 17:31 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia per Mei 2016 314,3 Miliar Dolar AS

Utang Luar Negeri Indonesia per Mei 2016 314,3 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 18:59 WIB

BI Nyatakan Penjualan Eceran Mei 2016 Meningkat

BI Nyatakan Penjualan Eceran Mei 2016 Meningkat

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 20:40 WIB

Tax Amnesty Terbit, BI Optimis Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Naik

Tax Amnesty Terbit, BI Optimis Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Naik

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 15:25 WIB

Neraca Perdagangan Migas dan Nonmigas Indonesia Membaik

Neraca Perdagangan Migas dan Nonmigas Indonesia Membaik

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 08:54 WIB

Cadangan Devisa Indonesia Per Juni 109,8 Miliar Dolar AS

Cadangan Devisa Indonesia Per Juni 109,8 Miliar Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 11:09 WIB

Gerindra Minta Tito Perangi Kejahatan Keuangan yang Makin Canggih

Gerindra Minta Tito Perangi Kejahatan Keuangan yang Makin Canggih

News | Jum'at, 15 Juli 2016 | 09:33 WIB

Kegiatan Dunia Usaha di Kuartal II 2016 Mulai Meningkat

Kegiatan Dunia Usaha di Kuartal II 2016 Mulai Meningkat

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2016 | 09:46 WIB

Dana Asing yang Masuk ke Indonesia Sepanjang 2016 Rp97 Triliun

Dana Asing yang Masuk ke Indonesia Sepanjang 2016 Rp97 Triliun

Bisnis | Senin, 11 Juli 2016 | 14:58 WIB

Bursa Saham AS dan Eropa Sama-sama Menguat

Bursa Saham AS dan Eropa Sama-sama Menguat

Bisnis | Senin, 11 Juli 2016 | 09:02 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×