Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

7 Cara Kesombongan Membuat Anda tetap Miskin

Angelina Donna

Jum'at, 29 Juli 2016 | 19:51 WIB
7 Cara Kesombongan Membuat Anda tetap Miskin
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Dalam kotbah agama dikatakan bahwa kesombongan adalah sumber segala dosa. Tapi bagaimana dalam bidang keuangan? Kerugian apakah yang ditimbulkan oleh sombong? Bagaimana sombong dapat membuat Anda tetap miskin? 7 hal berikut ini merupakan peringatan bagi kita.

1. Sombong Membuat Anda Membayar Mahal untuk Merek

Ada barang bermerek, ada barang yang umum, dan biasa. Barang bermerek lebih mahal karena Anda membayar untuk biaya pemasarannya juga, dan juga nama yang Anda beli. Namun, dalam banyak hal, barang bermerek identik dengan barang yang umum. Yang berbeda dan perlu diperhatikan adalah harga.

Tetapi orang sudah saking bangganya sehingga tidak mau meninggalkan merek. Orang kaya tidak selalu mengenakan barang bermerek. Adakalanya mereka membeli barang biasa dengan alasan kualitas sama dan mereka tidak mau mengeluarkan uang melebihi yang harus dikeluarkan. Jadi, kalau ada yang lebih murah dengan kualitas yang sama, mengapa membayar lebih mahal?

2. Sombong Membuat Anda Menjadi Pengutang

Sebutlah namanya Dimas. Dia mengendarai sepeda motor besar 250cc. Dia menggunakan laptop terbaru seharga puluhan juga. Juga, dia menggunakan smartphone seharga jutaan rupiah. Ketika tiba di rumah, rumahnya biasa-biasa saja. Makannya sederhana saja. Artinya, kebutuhan primer dia kesampingkan, kebutuhan sekunder dia kedepankan. Untuk memenuhinya, dia harus berutang kepada bank dari transaksi kartu kredit dan juga leasing. Akibatnya, hidupnya akan terasa sempit

3. Gengsi Membeli Barang Bekas

Barang bekas berkualitas banyak dijual sekarang ini. Pakaian bekas berkualitas dengan harga lebih murah dapat membuat Anda berhemat banyak ketika membeli pakaian. Juga, perabot dan mebel. Tetapi jika Anda gengsi membeli di tempat barang maka yang terjadi adalah Anda harus mengeluarkan jutaan untuk semua itu. Membeli barang bekas bukan suatu hal yang hina. Itu adalah tindakan yang bijak, mendayagunakan kembali barang yang sudah tidak dipakai lagi oleh orang lain. Terkadang juga barang-barang bermerek. Orang tidak akan tahu dan tidak peduli di mana Anda membeli kecuali jika Anda beritahukan kepada mereka.

4. Sombong Mencegah Anda Menerima Bantuan Keuangan

Beberapa orang yang sombong, mereka sesumbar tidak mau menerima bantuan. Apakah dari teman, keluarga, atau pemerintah, mereka lebih baik berjuang ketimbang mengakui bahwa mereka butuh sedekah. Itu bukanlah pandangan hidup yang baik. Program pemerintah diadakan dengan tujuan menolong orang. Istilahnya jaring pengaman sosial. Mungkin niatnya baik. Agar orang yang lebih membutuhkan dapat menerima bantuan itu. Tetapi jika niatnya sombong, maka itu tidak baik.

5. Sombong Membuat Kesalahan Finansial yang Sama Terulang

Penyebabnya sederhan. Anda tidak mau dicap sebagai orang miskin. Kesalahan finansial yang dimaksud adalah besar pasak daripada tiang. Jika penghasilan Anda tidak memadai, membeli sebuah smartphone berharga jutaan adalah kesalahan. Kesalahan semisal terus terulang karena Anda tidak mau dicap sebagai orang miskin yang membeli barang murah, walaupun tidak semua barang murah itu murahan.

6. Sombong Mencegah Anda Belajar Mengatur Uang

Sombong adalah penghalang kepada pengetahuan. Jika Anda sudah menyadari hal ini, tidak ada kata terlambat untuk memulai belajar.

Tidak ada jeleknya mengakui bahwa Anda perlu bantuan mengatur keuangan. Kenyataannya, yang memalukan itu jika Anda tidak tahu. Pengetahuan adalah kekuatan, terutama pengetahuan yang berhubungan dengan hal keuangan, semakin lebih Anda mengetahui, makin besar kesempatan Anda berhasil dengan uang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Saja Tahapan Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Apa Saja Tahapan Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 19:30 WIB

12 Biaya Tambahan Dalam Jual Beli Rumah

12 Biaya Tambahan Dalam Jual Beli Rumah

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 18:45 WIB

Ini 9 Biaya yang Dapat Anda Hemat di Perjalanan

Ini 9 Biaya yang Dapat Anda Hemat di Perjalanan

Bisnis | Senin, 25 Juli 2016 | 19:30 WIB

Tips Memilih Asuransi Mobil

Tips Memilih Asuransi Mobil

Otomotif | Jum'at, 22 Juli 2016 | 19:16 WIB

Resep Sukses Berbisnis Belanja Online

Resep Sukses Berbisnis Belanja Online

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:33 WIB

Simak Tips Menjadi Istri Cerdas Mengelola Keuangan

Simak Tips Menjadi Istri Cerdas Mengelola Keuangan

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:36 WIB

Ini Pilihan Investasi untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Ini Pilihan Investasi untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Bisnis | Rabu, 06 Juli 2016 | 19:15 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×