Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Indonesia dan Ukraina Jajaki Penguatan Kerjasama Ekonomi

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Sabtu, 06 Agustus 2016 | 01:03 WIB
Indonesia dan Ukraina Jajaki Penguatan Kerjasama Ekonomi
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, di Istana Merdeka, Jumat (5/8/2016). (biro Pers Istana)

Suara.com - Indonesia dan Ukraina sepakat untuk menjajaki penguatan kerjasama antara kedua negara. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua Pemerintah. Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo usai menerima kunjungan kehormatan Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, di Istana Merdeka, Jumat (5/8/2016).

"Kita telah menjajaki beberapa penguatan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi. Akses pasar bagi produk unggulan Indonesia seperti CPO, minyak kelapa dan kertas, perluasan distribusi produk farmasi dan alat kesehatan dari Indonesia ke Ukraina," kata Jokowi dalam pernyataan bersama usai pertemuan.

Penjajakan kemungkinan kerja sama di bidang pembuatan turbin pembangkit listrik dan investasi pengolahan cocoa powder di Indonesia juga dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Selain itu, Indonesia menyambut baik kesepahaman dengan Ukraina yang kemudian dituangkan ke dalam bentuk perjanjian kerja sama.

"Kami juga bertukar pikiran mengenai isu-isu strategis di tingkat internasional dan kita menyambut baik penandatanganan empat perjanjian di bidang pertanian, bebas visa, pelatihan diplomatik, dan di bidang pertahanan," ujar dia.

Senada dengan Presiden Jokowi, Poroshenko yang dalam kunjungan tersebut didampingi oleh istri, Maryna Poroshenko, setuju untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia.

"Kita setuju untuk melanjutkan kerja sama kedua negara. Sangat tidak bisa diterima bahwa selama 20 tahun tidak ada kunjungan kerja Presiden Ukraina ke Indonesia. Sekarang kita sudah setuju untuk memperdalam dan memperluas kerja sama," kata Poroshenko.

Empat Kesepakatan Berhasil Dicapai Kedua Negara

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menjelaskan mengenai empat perjanjian yang telah disinggung oleh Presiden Joko Widodo. Pertama, dalam pertemuan tersebut kedua negara sepakat untuk membebaskan visa bagi para pemegang paspor diplomatik dan dinas.

Kemudian, yang kedua, Indonesia dan Ukraina menyepakati masalah pelatihan diplomatik. Pelatihan diplomatik bagi kedua negara tersebut diharapkan dapat mendekatkan kedua belah pihak di bidang diplomatik.

"Jadi diplomat-diplomat kita akan secara bergantian dididik di masing-masing diplomatic training centre," kata Retno.

Di bidang pertanian, kedua negara sepakat untuk bekerja sama dalam penelitian dan teknologi pertanian. Pertukaran ahli di bidang pertanian, pengembangan produk makanan, dan investasi di bidang pertanian juga disinggung Retno.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa ukraina merupakan salah satu negara yang menghasilkan gandum cukup besar dan lebih dari 60 persen komponen ekspor Ukraina ke Indonesia berupa gandum. Sementara lebih dari 60 persen komponen ekpor Indonesia ke Ukraina berupa palm oil. Sehingga di bidang produk pertanian memang terdapat potensi yang sangat tinggi untuk dikembangkan," tutur dia.

Adapun Kesepakatan keempat yang dicapai oleh kedua negara ialah mengenai bidang pertahanan. Kesepahaman kerja sama di bidang pertahanan tersebut tercakup ke dalam tiga bentuk kerja sama.

"Pertama, exchange kunjungan tentunya di kunjungan itu ada pertemuan-pertemuan. Yang kedua adalah kerja sama di bidang industri pertahanan dan logistik. Dan yang ketiga adalah pertukaran informasi di bidang pertahanan dan kemiliteran," ujar dia.

Selain itu, dalam konteks di luar bilateral, Ukraina menyatakan keinginannya untuk bergabung menjadi negara anggota Asia-Europe Meeting (ASEM). Terhadap keinginan tersebut, Presiden Joko Widodo menjelaskan prosedur yang harus ditempuh bagi Ukraina untuk dapat bergabung dalam kelompok tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR Ketemu Presiden Ukraina, Singgung Masalah Senjata

Ketua DPR Ketemu Presiden Ukraina, Singgung Masalah Senjata

DPR | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 20:05 WIB

Usai Bertemu Jokowi, Petro Kunjungi Pimpinan DPR

Usai Bertemu Jokowi, Petro Kunjungi Pimpinan DPR

DPR | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 18:35 WIB

Jokowi Bertemu Petro Poroshenko Teken Kerjasama

Jokowi Bertemu Petro Poroshenko Teken Kerjasama

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 16:48 WIB

Gedung Jarang Dipakai, Duit Jalan Terus, Jokowi Panggil Menteri

Gedung Jarang Dipakai, Duit Jalan Terus, Jokowi Panggil Menteri

News | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 12:20 WIB

Inilah 4 Kunci Pengendalian Inflasi versi Jokowi

Inilah 4 Kunci Pengendalian Inflasi versi Jokowi

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 04:21 WIB

Disindir Jokowi Soal 13 T, Ahok Minta Heru Jelaskan ke Menkeu

Disindir Jokowi Soal 13 T, Ahok Minta Heru Jelaskan ke Menkeu

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 18:47 WIB

Jokowi Sindir Ahok Simpan 13,9 T di Bank, Ini Penjelasan Pemprov

Jokowi Sindir Ahok Simpan 13,9 T di Bank, Ini Penjelasan Pemprov

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 18:29 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, Jokowi: Jangan Terlalu Senang

Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, Jokowi: Jangan Terlalu Senang

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 17:23 WIB

Jokowi akan Peringati HUT RI di Danau Toba

Jokowi akan Peringati HUT RI di Danau Toba

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 16:42 WIB

Jokowi Pangkas APBN (Lagi), BI: Negara Harus Hati-Hati

Jokowi Pangkas APBN (Lagi), BI: Negara Harus Hati-Hati

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 16:05 WIB

Terkini

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:19 WIB

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Demo Tolak LGBTQ di Bogor

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta

Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

Ahok Buka Suara Soal Kericuhan di Belitung Timur: Harga Beli Timah Harus Sesuai Pasar

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:15 WIB

IM3 Istimewa Hadir, Paket Prabayar Kini Gabungkan Kuota, AI, Streaming hingga Roaming

IM3 Istimewa Hadir, Paket Prabayar Kini Gabungkan Kuota, AI, Streaming hingga Roaming

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:12 WIB

×